Babinsa Selo Semangati Petani Sayur Wonodoyo


BOYOLALI, SABTANEWS.COM - Dalam upaya mempererat hubungan dengan warga serta mendukung ketahanan pangan, Babinsa Koramil 06/Cepogo Kodim 0724/Boyolali Sertu Muhammad Yusuf Fatoni melaksanakan komunikasi sosial (komsos) bersama petani sayur milik Bapak Mulyono di Desa Wonodoyo Kecamatan Cepogo Kabupaten Boyolali. Sabtu ( 12/04/25)

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa Sertu Muhammad Yusuf Fatoni berdiskusi dengan petani mengenai perkembangan pertanian sayur-mayur, kendala yang dihadapi, serta memberikan motivasi agar para petani terus semangat dalam mengelola lahan pertanian mereka. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekitar lahan agar hasil panen tetap berkualitas.

Komsos ini merupakan salah satu upaya kami untuk lebih dekat dengan masyarakat, khususnya para petani, sekaligus memberikan pendampingan agar hasil pertanian mereka lebih maksimal,” ujar Babinsa

Kegiatan ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan ketahanan pangan, di mana TNI melalui Babinsa turut serta mendampingi dan membina para petani di wilayah binaannya.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan produksi sayuran di Desa Wonodoyo dapat terus meningkat dan memberikan manfaat bagi perekonomian masyarakat setempat.

(Ark)

Komentar

POPULER

Kemenangan Kongres Presiden dan Wakil Presiden Mahasiswa Universitas LancangKuning Periode 2026–2027

Polsek Bukit Raya Gelar Patroli Asmara Subuh, 21 Kendaraan Berknalpot Brong Diamankan

Presiden Prabowo Resmikan Unhan, Wamen Viva Yoga: Mencetak Patriot Bangsa yang Cerdas, Unggul, dan Cinta Tanah Air

Kajati Riau Hadiri Buka Puasa Bersama Lembaga Adat Melayu Riau

Sekum DPP SPI Apresiasi Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru Atas Pelunasan Hutang Pemko Pekanbaru di Akhir Tahun 2025

Menilai Pemasyarakatan Riau Secara Utuh di Tengah Sorotan Publik

Himpunan Mahasiswa Hukum Perdata FH UIR Gelar Kuliah Umum dan Teken MoA dengan FH UNISSULA

Polsek Siak Hulu Tangkap Pelaku Narkoba Jenis Pil Extasi Merk Youtobe

APBD Runtuh, Pendidikan Dikorbankan: Alarm Keras Kegagalan Kepemimpinan