Aktif Bersama Masyarakat, Satgas Yonif 642/Kps Bangun Keindahan Gereja


MEYERGE, SABTANEWS.COM - Satgas Pamtas Kewilayahan Yonif 642/Kps, Pos Meyerga kembali menunjukkan kepedulian dan dukungan terhadap masyarakat di wilayah penugasan. Kali ini, para prajurit satgas bersama masyarakat setempat bergotong royong membuat kayu salip sekaligus pembersihan halaman gereja menjelang memperingati hari paskah. (17/4/2025).

Kegiatan karya bakti tersebut dipimpin oleh Letda Inf Lamek Henry selaku Dantim Pos Meyerga Satgas Yonif 642/Kps, bersama dengan beberapa personel Satgas Pos Meyerga.

"Karya bakti ini dilakukan untuk mempererat hubungan tali silaturahmi bersama dengan para tokoh agama setempat". Ucapnya.

Karya bakti pembersihan halaman gereja dilakukan dan dibantu beberapa jemaat ini semua demi kenyamanan bagi jemaat gereja dalam melaksanakan ibadah paskah nanti.

"Halaman gereja bisa bersih, rapi, indah dan asri demi kenyamanan kita bersama, utamanya jemaat gereja lebih bersemangat dan fokus dalam melaksanakan peribadatan". Tutup Letda inf Lamek.

Bapak Robbi Orocomna selaku perwakilan umat mengucapkan terima kasih atas perhatian satgas yonif 642/Kps, demi kenyamanan umat dalam beribadah. (Pen Yonif 642/Kps)

Komentar

POPULER

Alwis Septian " Melayani Masyarakat di Bulan Puasa Adalah Ibadah Bagi Kami

Polsek Bukit Raya Gelar Patroli Asmara Subuh, 21 Kendaraan Berknalpot Brong Diamankan

Kajati Riau Hadiri Buka Puasa Bersama Lembaga Adat Melayu Riau

Presiden Prabowo Resmikan Unhan, Wamen Viva Yoga: Mencetak Patriot Bangsa yang Cerdas, Unggul, dan Cinta Tanah Air

Kapolres Tanah Karo Terima Kunjungan Silahturahmi LSM LPKN-Tipikor Dengan Penuh Kekeluargaan

Polsek Siak Hulu Tangkap Pelaku Narkoba Jenis Pil Extasi Merk Youtobe

Babinsa Candi Gatak Intensifkan Komsos, Pererat Hubungan dan Jaga Kondusivitas Wilayah

TNI Manunggal Air Satgas TMMD Ke 127 Kodim 0808/Blitar Bangun Sumur Bor untuk Masyarakat

Meski Puasa Dan Bekerja Seharian, Satgas TMMD Ke 127 Kodim 0808/Blitar Tetap Laksanakan Tadarus Di Desa Krisik

Adolf Bastian Kecam Dugaan Intimidasi Kepsek, Tegaskan Pengawasan Harus Profesional