BOYOLALI, SABTANEWS.COM – Tradisi Sadranan atau Nyadran yang digelar masyarakat Desa Sukabumi dan Desa Mliwis, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali, berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, Sabtu (07/02/2026). Tradisi yang rutin dilaksanakan setiap pertengahan Bulan Ruwah dalam penanggalan Jawa, menjelang datangnya Bulan Suci Ramadan ini, menjadi momen penting untuk mendoakan leluhur sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga. Tiga Babinsa Koramil 06/Cepogo Kodim 0724/Boyolali yang dipimpin Serka Samsuri turut hadir dan mengikuti rangkaian kegiatan tersebut. Kehadiran Babinsa merupakan bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya lokal sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Prosesi Nyadran diawali dengan ziarah kubur, doa bersama di makam leluhur, serta kenduri dengan membawa aneka makanan tradisional dalam tenong dan nasi tumpeng. Serka Samsuri menyampaikan bahwa Nyadran bukan hanya tradisi mendoakan leluhur, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi warga, laya...
SABTANEWS COM - DAIRI - Dalam rangka mengukur tingkat kinerja pemerintah daerah, mnemastikan akuntabilitas kinerja pemerintah daerah, mengevaluasi kinerja pemerintah daerah, mengapresiasi kinerja pemerintah daerah, dan merumuskan strategi dan langkah-langkah konkret untuk mempercepat penurunan angka stunting, Pemerintah Kabupaten Dairi, melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Penilaian Kinerja Kabupaten Kota Dalam 8 Aksi Konvergensi Penurunan Stunting yang diselenggarakan secara Daring oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan (Bappelitbang) Provinsi Sumatera Utara.
Kepada para Evaluator dari Bappelitbangsu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Dairi Surung Charles Bantjin yang hadir di Aula Bappeda Dairi, Rabu (6/3/2025), memaparkan, di Tahun 2024 telah menyelenggarakan 11 program, 11 kegiatan dan 35 sub kegiatan, yang tersebar di 9 organisasi perangkat daerah (OPD) dalam hal penurunan dan pencegahan stunting.
Charles juga menjelaskan cakupan pelayanan kesehatan ibu hamil sesuai standar Tahun 2023 sebesar 71 persen, dan Tahun 2024 sebesar 95,56 persen. Sementara cakupan anak usia 6 hingga 23 bulan mendapatkan MP ASI pada Tahun 2023 sebesar 84,74 persen dan Tahun 2024 sebesar 97,8 persen. Tidak hanya itu, Pemkab Dairi juga sudah melakukan Program Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS) di tahun lalu.
"Setiap tahun selalu kita lakukan upaya bersama OPD, dan pihak terkait guna pencegahan stunting dan penurunan angka stunting, akan tetapi kepada pihak terkait baik OPD teknis dan OPD pendukung lainnya, saya berpesan untuk semakin serius dalam menyusun seluruh rencana program menyukseskan program nasional ini. Kita tak boleh lemah," katanya.
Hadir juga kepala Bappeda, Romedi Bangun, Kadis P3AP2KB, Ruspal Simarmata, Kadis Kesehatan Henry Manik, kasis PMD, Simon Tony Malau, serta perwakilan dari OPD terkait lainnya.(Gandali)
Komentar
Posting Komentar