PEKANBARU, SABTANEWS.COM – Kejaksaan Tinggi Riau menggelar Apel dan Penandatanganan Pakta Integritas dalam rangka pembangunan zona integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) Tahun 2026, bertempat di Halaman Kantor Kejaksaan Tinggi Riau, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. Apel tersebut langsung dipimpin oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Riau Dr. Sutikno, S.H., M.H. Dalam amanatnya, Kepala Kejaksaan Tinggi Riau Dr. Sutikno, S.H., M.H menyampaikan bahwa pelaksanaan apel dan penandatanganan pakta integritas dalam rangka pembangunan zona integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) tahun 2026 ini bukan hanya sekedar seremonial semata, akan tetapi menjadi komitmen kita bersama untuk membawa Kejaksaan Tinggi Riau meraih predikat sebagai satuan kerja Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) Tahun 2026. Kepala Kejaksaan Tinggi Riau Dr. Sutikno, S.H., M.H juga dalam amanatnya juga menyampaikan bahwa untuk mencapai hal tersebut, sangat penting sinergi dan kon...
SABTANEWS COM - NISEL - Anggaran pemeliharaan kendaraan roda empat Ambulance Puskesmas Ulunoyo diduga janggal. Bahkan, ada indikasi bahwa anggaran tersebut fiktif dan telah disalahgunakan oleh oknum Kapus Ulunoyo.
Seorang narasumber yang dipercaya, namun enggan disebutkan namanya, mengungkapkan kepada media ini bahwa anggaran pemeliharaan mobil dinas Ambulace Ulunoyo Tersebut, selama bertahun-tahun diduga telah dimanfaatkan oleh pejabat berinisial KL. KL sendiri diketahui menjabat sebagai Kepala Puskesmas Ulunoyo,Kecamatan Ulunoyo Kabupaten Nias Selatan.
Menurut Informasi Salah seorang nara sumber, mobil tersebut sudah mengalami kerusakan parah,Kurang Lebih 2 tahun terakhir. Namun, anggaran pemeliharaan kendaraan tetap dicairkan setiap tahun.
“Mobil ini sudah rusak Bahkan terparkir Di depan rumah Kepala desa Sambulu Kecamatan Ulunoyo yang tidak lain Supir Ambulance itu adalah Suami Kapus Ulunoyo sendiri , dan yang mana diketahui selama dua tahun terakhir sudah terparkir,tapi anggarannya tetap dicairkan. Kalau memang mobil tidak digunakan, lalu ke mana perginya dana pemeliharaan tersebut. Coba cek detail anggarannya, berapa dan dikemanakan?” ujarnya.
“Oknum Kapus (K.L) diduga merampok biaya BBM dan pemeliharaan selama bertahun-tahun. Nilainya sangat besar” tegasnya.
“Spare part kendaraan Ambulace Ulunoyo ini ada yang dicopot, diubah, bahkan ditukar. Perlu dicek lebih lanjut, terutama dalam laporan biaya perawatan di bengkel selama dua tahun terakhir, termasuk untuk kendaraan dinas lainnya,” bebernya.
Atas dugaan ini, ia meminta agar Aparat Penegak Hukum (APH) dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Sumatra Utara segera melakukan audit terhadap anggaran pemeliharaan Ambulance Puskesmas Ulunoyo
“Kami mendesak agar Bpk Bupati Nias Selatan dan APH segera melakukan audit atas seluruh anggaran pemeliharaan kendaraan dinas Ambulance Tersebut Selain itu, perlu dilakukan pengecekan fisik terhadap seluruh kendaraan dinas Ambulace Ulunoyo ini, apakah sesuai tidak. Kami juga meminta agar oknum pejabat Kapus inisial ( KL ) dan oknum Bendahara Puskesmas Ulunoyo di panggil dan diperiksa,” tegasnya. (Tim)
Komentar
Posting Komentar