TANAH KARO, SABTANEWS.COM --Brigjen TNI Agustatius Sitepu, seorang putra daerah Tanah Karo, telah dimutasi ke jabatan baru sebagai Danrem 031/WB Kodam XIX/Tuanku Tambusai. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Dirlat Kodiklat TNI. Agustatius Sitepu, lahir pada 3 Agustus 1975 di Desa Sigarang-garang, Tanah Karo, adalah lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1997 yang berkualifikasi Infanteri dari Kostrad. Ia memiliki seorang istri, Ester Rehulina Sembiring, dan dua anak, Gricella Clara Ibrena Sitepu dan Louis Alexander Sitepu. Jabatan yang pernah diembannya antara lain sebagai Kasi Ops Korem 161/Wirasakti Kodam 9 Udayana, Dandim 0205 Tanah Karo, Asops Kasdam XIV/Hasanuddin, Danbrigif 7/Rimba Raya, Kasrem 022/PT DAM I/BB, dan Danrem 022/PT DAM I/BB. Sitepu juga pernah menerima sejumlah penghargaan, di antaranya Pamtas Darat RI-Malaysia (Satgas Terbaik) dari Pangkoops (2015), Mengatasi Bentrokan Massa di Wilayah Kodim 0205/TK dari Pangdam I/ BB (2016), mengatasi situasi wilayah Kerusuhan di...
SABTANEWS COM - HUMBAHAS - Bencana tanah longsor akibat hujan deras menuju jalan ke kabupaten Samosir Desa Janjiraja sempat tertutup total oleh material batu dan tanah. Kejadian tanah longsor di sertai longsor material batu pada hari rabu membuat masyarakat mengungsi.
Akibat tanah longsor dan material batu di beberapa lokasi, lahan pertanian masyarakat mengalami kerugian.
Menurut keterangan Kepala Desa Tipang, Juanda Sihombing yang di hubungi melalui WhatsApp, akibat longsor tersebut Pondasi jembatan rusak tergerus akibat curah hujan, Selasa, (25/02/2025).
Dampak bencana longsor, beberapa jalan hanya bisa dilewati roda dua dan dikerjakan dengan tenaga swadaya masyarakat yang di fasilitasi oleh kades.
Juanda Sihombing berharap dampak dari bencana longsor, memohon untuk segera di buatkan anggaran pembangunan jembatan baru.
“Memang kemarin sudah di survei oleh dinas terkait” BPBD, PUTR dan DPRD Poltak Purba,” jelas Juanda.
Direncanakan akan dibuatkan gorong-gorong siap pasang secepat nya,” jelasnya.
Tinggal menunggu persetujuan dari Bupati, melihat situasi saat ini perlu segera di perhatikan, tambahnya.
Menurut Kepala Desa Tipang, Juanda Sihombing, situasi saat ini sudah aman, tapi warga masih ada yang mengungsi.
“Mengungsi dalam arti masih tinggal di tempat keluarga dekat, melihat situasi atau pengerjaan penanganan material lumpur belum selesai Paskah bencana longsor,” tutupnya.(H.S)
Komentar
Posting Komentar