Wujud Kepedulian Bati Wanwil Kepada Ibu Hamil dan Balita, Bantu Petugas Pukesmas Layanan Posyandu


SURAKARTA, SABTANEWS.COM --  Untuk mewujud kan Ibu Hamil dan  Balita Sehat Bati Wanwil Serma Yudhi Widiyanto Koramil 03 / Serengan Kodim 0735 Surakarta, Linmas  Bersama Bidan dan Perawat Pukesmas Kratonan  Pada Hari Kamis Tanggal 12 Desember 2024 Pukul : 08.15 Wib  Mendampingi kegiatan Posyandu Ibu Hamil Dan Balita yang dilaksanakan di Pukesmas Kratonan Jln. Pringgodani 34  Kratonan Serengan Kota Surakarta 

Kegiatan ini merupakan program rutin yang dilaksanakan oleh petugas kesehatan yang dibantu oleh  kader PKK, yang ditugaskan membantu untuk mengontrol kesehatan Balita dan Ibu hamil yang ada Di Wilayah Serengan , 

Dalam Kegiatan posyandu kali ini Meliputi  Pengukuran tinggi badan, penimbangan berat badan  Pemberian  Imunisasi,  Vitamin,  serta mengontrol kesehatan ibu hamil Dan Balita 

Di harapkan dengan hadirnya Aparat Teritorial di tengah-tengah petugas kesehatan sangat terbantu untuk kelancaran pelaksanaan kegiatan Posyandu " Ungkap Sersan Mayor Yudhi

(Agus rodo Kemplu)

Komentar

POPULER

Puluhan Aduan Masuk ke GRIB Jaya, Hondro Minta Pemprov Riau Evaluasi Pelaksanaan SPMB 2026

Presiden Prabowo Resmikan Unhan, Wamen Viva Yoga: Mencetak Patriot Bangsa yang Cerdas, Unggul, dan Cinta Tanah Air

Polsek Bukit Raya Gelar Patroli Asmara Subuh, 21 Kendaraan Berknalpot Brong Diamankan

Kajati Riau Hadiri Buka Puasa Bersama Lembaga Adat Melayu Riau

Polsek Siak Hulu Tangkap Pelaku Narkoba Jenis Pil Extasi Merk Youtobe

2 (Dua) Orang Anak Kurang Mampu Sakit Sejak Lahir Belum Dapat Perhatian Pemerintah, Ini Yang Dilakukan Srikandi GRIB Jaya Pekanbaru

DPD PWMOI Kota Pekanbaru Buka Posko Pengaduan SPMB 2026 dan Meminta Walikota Pekanbaru Prioritaskan Anak Yatim Piatu Untuk Sekolah di Domisili Mereka

GOTONG ROYONG GREEN POLICING RT 01/RW 13 BERLANGSUNG SUKSES, PERERAT SINERGI MASYARAKAT, PEMERINTAH, POLRI DAN TNI

Ombudsman Riau Apresiasi Pelaksanaan SPMB 2026, Ingatkan Sekolah Patuhi Kuota

BPMP Riau: Kuota Afirmasi Wajib 30 Persen, Kepala Sekolah Diminta Proaktif Dampingi Siswa Kurang Mampu