PEKANBARU, SABTANEWS.COM — Sekretaris Umum DPP Solidaritas Pers Indonesia (SPI), Sabam Tanjung, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap langkah Ketua Umum Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Riau, Adrias Hariyanto, yang menginisiasi perhelatan Tari Zapin massal dengan busana Kebaya Labuh Kekek melibatkan ribuan penari perempuan. Kegiatan tersebut dinilai bukan sekadar pertunjukan seni, melainkan gerakan kolektif pelestarian jati diri Melayu yang layak dicatat sebagai peristiwa budaya besar. “Ini bukan hanya soal jumlah penari, tetapi tentang pesan budaya, identitas, dan keteladanan perempuan Melayu. Kegiatan ini patut diapresiasi dan didorong untuk masuk dalam catatan Museum Rekor Indonesia (MURI),” ujar Sabam Tanjung. Pantauan di lapangan menunjukkan kesiapan teknis terus dimatangkan. Sebuah pentas berukuran sekitar lebar 10 meter dan panjang 5 meter telah berdiri di tengah Jalan Gajah Mada, Pekanbaru. Para pekerja tampak sibuk melakukan dekorasi sejak sehari jelang...
SABTANEWS COM - PEKANBARU - Baru-baru ini oknum mandor (ET) TPA 2 muarafajar Timur dan oknum BKO dari satuan polisi pamong praja ( Satpol-PP) kota Pekanbaru Riau, yang ditugaskan dinas lingkungan hidup dan kebersihan ( DLHK) diduga selalu memper sulit atau menghalang halangi kinerja jurnalistik setiap meliput di tempat pembuangan akhir (TPA) 2 milik DLHK kota Pekanbaru yang berdomisili di kecamatan Rumbai barat kelurahan muarafajar Timur kota Pekanbaru.
Pasalnya. Beberapa masyarakat memberikan informasi kepada awak media baru - baruini bahwa tempat pembuangan akhir ( TPA) 2 muarafajar Timur, di duga terindikasi, atau sering macet beroperasi dan juga di duga mobil angkutan sampah milik perusahaan yang mengelolah pengangkut sampah kota Pekanbaru Riau, sering di suruh pulang.
Ketika awak media ini mendapat kan informasi tersebut dari kalangan masyarakat dan juga beberapa karyawan perusahaan yang kerja memuat sampah ( tidak mau di cantumkan nama mereka) mengatakan kepada awak media bahwa akhir - akhir ini TPA 2 muarafajar Timur milik DLHK kota Pekanbaru sering macet dengan berbagai macam alasan petugas TPA 2 Muarafajar Timur, mulai dari ekskvakator rusak dan juga minyak exvakator di duga sering habis, sehingga sampah yang sudah di bawa ke TPA 2 muarafajar Timur dan kuat dugaan telah di timbang oleh operator timbangan dan BKO, menyuruh pulang mobil nya sampah. (TZL)
Komentar
Posting Komentar