Langsung ke konten utama

Sukses Tata Lalu Lintas dan Parkir, Tantangan Pelayanan Publik Menanti Plt Kadishub Pekanbaru

PEKANBARU, SABTANEWS.COM — Upaya Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru dalam mengurai kemacetan di sejumlah ruas jalan utama patut diapresiasi. Melalui rekayasa lalu lintas yang dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan sejak 2015 hingga 2025, Dishub dinilai berhasil menjawab persoalan klasik kemacetan tanpa menimbulkan gejolak di tengah masyarakat. Sekretaris DPP Solidaritas Pers Indonesia (SPI), Sabam Tanjung, menyampaikan apresiasi atas konsistensi Dishub Pekanbaru dalam menata lalu lintas, perparkiran, penerangan jalan, hingga pengelolaan transportasi umum seperti Trans Metro Pekanbaru. “Salah satu contoh nyata keberhasilan itu terlihat di Kawasan Kompleks Masjid Agung An-Nur. Puluhan tahun kawasan ini selalu macet, terutama pagi dan sore hari saat aktivitas sekolah dan masyarakat. Namun dengan rekayasa yang tepat, kemacetan bisa terurai tanpa kekecewaan warga,” ujar Sabam. Rekayasa Masjid Agung Jadi Titik Awal Pada 2015, Dishub Pekanbaru melakukan rekayasa lalu lintas di kaw...

Tim Indentifikasi Polres Kampar, Datangi SMP 3 Negeri Bangkinang


BANGKINANG, SABTANEWS.COM - Beberapa orang anggota Polisi dari Unit identifikasi Satreskrim Polres Kampar mendatangi sekolah SMP 3 Negeri Bangkinang, di Jalan Raya Bangkinang - Petapahan KM 3, Desa Pasir Sialang Kecamatan Bangkinang, Kamis (7/11/2024) sekira pukul 08.00 Wib.

Tujuan anggota polisi ini untuk, melakukan indentifikasi bagi siswa dan siswi kelas 3 yang akan lulus nantinya. Dan Anggota unit identifikasi Sat Reskrim Polres Kampar menemui pihak sekolah untuk melakukan pengambilan sidik jari.

Melakukan pengambilan sidik jari terhadap siswa kelas 3 ini dilaksanakan di ruang Laboratorium IPA yang telah disiapkan oleh pihak sekolah.

Kapolres Kampar AKBP Ronald Sumaja melalui Kasat Reskrim AKP Elvin Septian Akbar diwakili Aipda Yance Ade Sang Putra PS. Kaur identifikasi Satreskrim Polres Kampar, mengatakan bahwa pengambilan sidik jari ini untuk kepentingan untuk siswa-siswi yang akan lulus dari SMP 3 Negeri tersebut.

Adapun tujuan dari pengambilan dan perekaman sidik jari siswa/i adalah untuk pemerkayaan data base Inafis terhadap anak yang belum memiliki E-KTP, dengan demikian hal tersebut dapat membantu tugas Kepolisan kedepannya, "Yang mana kejahatan yang dilakukan anak-anak di bawah umur atau yg belum memiliki E- KTP,"ungkapnya.

Selain itu juga tujuan pengambilan dan perekaman Sidik jari dilakukan terhadap siswa/i adalah untuk mempermudah siswa/i apabila nantinya tamat sekolah dan ingin membuat SKCK tidak perlu lagi melakukan perekaman Sidik Jari dikarenakan data Siswa tersebut sudah terekam di Server Pusinafis.

Sistem ini online seluruh Indonesia dan apabila berada di daerah lain membutuhkan sidik jari sudah bisa mengecek ke Polres terdekat.

"Alat digitalisasi AK 23 ini juga telah terkoneksi dengan e-KTP, malang tidak dapat kita hindari, alat ini sering kita gunakan untuk pencarian identitas mayat tidak dikenal," Pungkasnya.

Bahwa kegiatan ini juga bedasarkan Telegram dari pusinafis, ini merupakan juga implementasi proyek perubahan  dari (kabidolah tkp bidaktikrim pusinafis bareskrim Polri) atas nama AKBP Aria Devananta , SE, MHUM, yang Peserta Peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II (PKN II) angkatan 31 LAN RI Yang berjudul strategi akselerasi pengayaan database pusinafis melalui kerja sama dan upgrading sistem identifikasi dalam mendukung bantuan teknis penyidikan secara ilmiah dan pelayanan masyarakat.

Komentar