BOYOLALI, SABTANEWS.COM – Wujud kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat kembali ditunjukkan Babinsa Koramil 13/Nogosari Kodim 0724/Boyolali, Serda Supriyadi, melalui kegiatan gotong royong pembuatan sumur bor di Desa Rembun, Kecamatan Nogosari, Kabupaten Boyolali, Sabtu (31/01/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk dukungan TNI melalui Babinsa dalam membantu penyediaan air bersih bagi warga binaan. Serda Supriyadi menegaskan bahwa ketersediaan air bersih sangat penting untuk menunjang kesehatan keluarga, baik untuk memasak, mandi, mencuci maupun kebutuhan rumah tangga lainnya. “Dengan adanya sumur bor ini, kami berharap keluarga Bapak Karman tidak lagi kesulitan mendapatkan air bersih, sehingga kesehatan seluruh anggota keluarga dapat terjaga dengan baik,” ujar Serda Supriyadi di sela kegiatan. Kebersamaan antara Babinsa dan masyarakat dalam proses pengerjaan sumur bor ini mencerminkan kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung kesejahteraan warga. Bapak Karma...
SABTANEWS COM - SIDIKALANGl/SUMUT - 4 pemuda diringkus Sat Reskrim Polres Dairi usai kedapatan mencuri bahan bakar jenis solar dari mesin alat berat di Desa Tanjung Saluksuk Kecamatan Pegagan Hilir Kabupaten Dairi, Sabtu (9/11/2024).
Kasat Reskrim Polres Dairi, AKP Meetson Sitepu mengatakan, identitas para tersangka yakni ALG (16) , APP (18), AL (22) dan ASLG (23) . Adapun tersangka ALG merupakan anak di bawah umur.
"Ya kami sudah melakukan penahanan terhadap 4 tersangka, dan saat ini sedang menjalani pemeriksaan, " ujarnya.
Para tersangka melakukan pencurian di sebuah alat berat milik perusahaan swasta dengan menggunakan jerigen.
Tak tanggung - tanggung, para tersangka berhasil mencuri BBM jenis Solar itu sebanyak 32 jerigen, dan pihak perusahaan mengalami kerugian mencapai Rp 9 juta.
Kasat Reskrim membeberkan bahwa alasan para tersangka melakukan aksi pencurian karena untuk kebutuhan sehari hari.
"Alasannya para tersangka melakukan aksi pencurian tersebut , dimana uangnya digunakan untuk keperluan sehari - hari, " jelasnya.
Akibatnya, para tersangka dikenakan pasal 363 Ayat (1) ke 4e dari KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.(Gandali)
Komentar
Posting Komentar