Langsung ke konten utama

Defisit APBD Riau: Bukan Sekadar Kegagalan Teknokratis dalam Pengelolaan Keuangan Daerah

TAJUK RENCANA oleh Redaksi ilustrasi Defisit APBD Provinsi Riau yang menembus Rp 3,5 triliun terdiri dari defisit anggaran Rp 1,3 triliun dan tunda bayar sebesar Rp 2,2 triliun ini bukan sekadar kegagalan teknokratis dalam pengelolaan keuangan daerah. Ia merupakan indikasi serius kelalaian negara dalam memenuhi kewajiban konstitusional terhadap hak dasar warga, khususnya di sektor pendidikan dan kesehatan. Ketika anggaran tersendat dan layanan publik terganggu, yang dipertaruhkan bukan hanya angka-angka fiskal, melainkan amanat konstitusi. Jika masih ingat dengan pernyataan mantan Gubernur Riau, Syamsuar, dalam debat publik menjadi alarm keras. Ia menegaskan bahwa defisit sebesar ini belum pernah terjadi pada masa gubernur  – gubernur sebelumnya dan justru muncul pada masa transisi pemerintahan. Fakta ini bukan sekadar perbandingan politik, melainkan indikator serius kegagalan tata kelola keuangan daerah yang berdampak langsung pada kepentingan publik. Anggaran Bukan Sekadar Kebija...

Kalapas Pekanbaru Ajak Pejabat Struktural Makan Bersama Warga Binaan Dalam Giat Sambung Rasa


PEKANBARU, SABTANEWS.COM -- Sebagai wujud kehadiran langsung Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru dalam memberikan pembinaan dan rasa aman kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru, Erwin Fransiskus Simangunsong, beserta jajaran pejabat struktural menggelar kegiatan sambung rasa, Rabu (20/11).

Berbeda dengan kegiatan sambung rasa pada umumnya, kali ini kegiatan sambung rasa dibalut dengan giat makan bersama seluruh jajaran Lapas Pekanbaru dan warga binaan.

Bertempat di Ruang Kunjungan Lapas Pekanbaru kegiatan sambung rasa kali ini diikuti oleh perwakilan warga binaan blok A. Untuk seterusnya akan dilaksanakan secara berkala untuk seluruh warga binaan yang ada di blok hunian Lapas Kelas IIA Pekanbaru.

Dalam sambutannya Kalapas mengajak seluruh WBP yang hadir agar senantiasa bersyukur dalam kondisi apapun. Kalapas juga memberikan pencerahan bahwa, ”Yang membedakan teman-teman dan kami adalah hanya baju dan waktu, lebih dari itu kita adalah insan yang harus saling mengasihi dan menghargai.

Keberadaan teman-teman di sini bukanlah akhir dari segalanya, masih banyak jalan yang bisa ditempuh kalau kita mau terus berusaha dan berdoa,” ucap Kalapas.

“Jadi kegiatan ini dilaksanakan sebagai wujud kita hadir dalam memberikan pembinaan dan pengamanan secara langsung, kita juga bangun komunikasi yang baik sebagai langkah antisipasi gangguan Kamtib. Kita juga pastikan secara langsung setiap hak-hak para warga binaan sudah terpenuhi dengan baik.

Taati peraturan dan tata tertib selama saudara ada di Lapas Kelas IIA Pekanbaru, lakukan hal-hal positif, ikuti semua program-program pembinaan yang ada di dalam Lapas ini, jika ada keluhan yang dirasakan saudara silahkan laporkan kepada kami.

Karena seperti yang teman-teman lihat, saya sengaja mengundang seluruh pejabat struktural untuk mendengar keluh kesah atau saran teman-teman dan langsung menanggapinya,” tambah Erwin dalam arahannya.

Kemudian, Kalapas memberikan kesempatan kepada perwakilan warga binaan yang hadir untuk menyampaikan saran atau keluh kesah selama menjalani pembinaan.

Diakhir kegiatan Kalapas mengajak seluruh jajaran dan warga binaan untuk mulai makan bersama yang diawali dengan doa bersama.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kasus Gantung Diri di RSJ Tampan Diduga Petugas Jaga Lalai Mengontrol CCTV

PEKANBARU, SABTANEWS.COM  - Terkait meninggalnya pasien RSJ Tampan yang diduga gantung diri, pihak keluarga korban AN menduga adanya kelalain petugas sehingga pasien gantung diri, ungkap Fiil Kunto ( keluarha dekat almarhum Ahmad Nurhadi )  saat dijumpai untuk memberikan keterangan di Polresta Pekanbaru, Rabu (30/4/2025). "Dimana, berdasarkan rekaman cctv yang ditunjukan Kepolisian kepada kami adanya percobaan gantung diri adik kami tersebut sebanyak dua kali percobaan", ucap Fiil. "Berdasarkan jam di rekaman cctv, percobaan gantung diri pertama terjadi pada hari Jumat (25/4) dipukul 05.46 sore, tapi gagal bunuh dirinya, karena kain atau baju yang dipakai korban melorot. Kemudian diulang lagi mengikat dipukul 05.48 dan dipukul 05.50 barulah diilitan dilehar turun dan menggantung, kemudian dipukul 5.52 badan korban masih bergerak dan gantung diri tersebut dijendela", terang Fiil. "Dan dipukul 05.58 baru ditemukan gantung diri oleh 3 orang petugas dan dinyatakan ...

Ikut Meriahkan HBP ke-61, Sekda Rohul Hadir di Lapas Pasir Pangarayan

PASIR PANGARAYAN, SABTANEWS.COM  - Puncak Hari Bakti Pemasyarakatan (Hbp) ke 61 Tahun 2025 di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Pasir Pangarayan berlangsung khidmat dan meriah pada Senin (28/4/2025). Kegiatan puncak ini dilaksanakan Tasyakuran secara serentak seluruh jajaran Pemasyarakatan Indonesia via zoom meeting. Hadir langsung di Lapas Pasir Pangarayan Bupati Rokan Hulu Anton,S.T.M.M yang diwakilkan Sekretaris Daerah M. Zaki,Ketua Dprd Rokan Hulu Hj Sumiartini, Kepala Kejaksaan Negeri Rokan Hulu, Ketua Pengadilan Negeri Pasir Pengaraian, Ketua Pengadilan Agama Pasir Pengaraian,dan Kepala Kementerian Agama Rohul. Dalam sambutan nya via virtual Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto menyampaikan Enam puluh satu tahun Pemasyarakatan, bukan sekadar hitungan waktu. Ini juga setara dengan ribuan kisah pengabdian, ribuan pekik perjuangan dan tentunya kesediaan tanpa pamrih dari para petugas yang bekerja dalam sunyi, menjaga api pembinaan tetap menyala di tengah ge...

Kejati Riau Geledah Kantor Disdikbud Rohil, Usut Dugaan Korupsi DAK Rp40 Miliar

Serangkaian kegiatan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau menggeledah Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) di Bagansiapiapi, Rabu (30/4/2025). Langkah ini merupakan bagian dari penyidikan kasus dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pembangunan dan rehabilitasi Sekolah Dasar (SD) tahun anggaran 2023. ROKAN HILIR, SABTANEWS.COM – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau menggeledah Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) di Bagansiapiapi, Rabu (30/4/2025). Langkah ini merupakan bagian dari penyidikan kasus dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pembangunan dan rehabilitasi Sekolah Dasar (SD) tahun anggaran 2023. “Penggeledahan dilakukan oleh Tim Penyidik pada Bidang Tindak Pidana Khusus Kejati Riau,” kata Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejati Riau, Zikrullah. Dari penggeledahan itu, penyidik menyita sejumlah dokumen penting dan satu unit laptop yang diduga digunakan untuk menyusun rekapitulasi dana proyek. Data awal m...