Jum'at Curhat Mendengarkan Aspirasi Masyarakat untuk Mewujudkan Harkamtibmas yang Kondusif di Wilayah Hukum Polsek Binawidya


 PEKANBARU, SABTANEWS.COM – Polresta Pekanbaru kembali menggelar kegiatan "Jum'at Curhat" pada hari Jumat, 15 November 2024, di Aula Polsek Binawidya, dalam rangka mendengarkan aspirasi masyarakat untuk menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) yang kondusif di wilayah hukum Polsek Binawidya, Kota Pekanbaru. Acara ini merupakan salah satu program unggulan dari Kapolri yang bertujuan untuk mendekatkan Polri dengan masyarakat serta merespon langsung berbagai permasalahan yang ada di lingkungan sekitar. 

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat dari Polresta Pekanbaru dan Polsek Binawidya, antara lain Kasat Binmas Polresta Pekanbaru IPTU Christa Brahmana, Kanit Binkamsa Sat Binmas Polresta Pekanbaru IPTU Apolas Sugianta, Waka Polsek Binawidya AKP Razali, SH, Panit Lantas Polsek Binawidya IPDA Quibano, serta Panit Binmas Polsek Binawidya AIPTU Yusuf dan AIPTU Ary. S. Tak ketinggalan, masyarakat setempat yang diundang untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini turut hadir dengan antusias. 

Waka Polsek Binawidya AKP Razali, SH, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan Jum'at Curhat ini merupakan kesempatan bagi masyarakat untuk langsung menyampaikan keluhan dan masukan kepada aparat kepolisian. "Kegiatan ini bertujuan untuk mendengarkan langsung aspirasi masyarakat agar Polri dapat lebih proaktif dalam mewujudkan Harkamtibmas yang kondusif," jelasnya. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kerukunan dan kedamaian, terlebih menjelang Pemilu yang akan datang. 

Sementara itu, Kanit Binkamsa Sat Binmas Polresta Pekanbaru IPTU Apolas Sugianta mengimbau masyarakat untuk tidak terprovokasi dan menjaga ketertiban dalam pemilu mendatang. "Mari kita ciptakan Pemilu yang tertib, aman, dan damai. Kita jaga bersama wilayah ini agar tetap aman terkendali," tegasnya. 

Acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab, di mana sejumlah warga menyampaikan keluhan dan pertanyaan. Salah satunya adalah Pak Ridwan, yang mengusulkan agar ada pembinaan terhadap petugas pos ronda dalam melaksanakan tugasnya. Selain itu, Pak Rinaldi juga menyampaikan permasalahan mengenai pencurian yang melibatkan anak di bawah umur. Dalam hal ini, Wakapolsek Binawidya memberikan penjelasan mengenai prosedur pembinaan terhadap pelaku anak di bawah umur, yang melibatkan teguran, pembinaan, dan permintaan pernyataan perdamaian dari orang tua pelaku. 

Kanit Binkamsa Polresta Pekanbaru juga mengingatkan warga untuk segera melapor kepada pihak berwajib apabila menemui permasalahan yang sulit diselesaikan. "Segera laporkan ke Bhabinkamtibmas atau Polsek terdekat agar permasalahan dapat segera ditangani," ujarnya. 


Kegiatan ini diakhiri dengan pembagian sembako kepada masyarakat kurang mampu, sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap kesejahteraan warga. Kegiatan berjalan dengan lancar dan situasi tetap aman serta kondusif hingga selesai pada pukul 10.15 WIB. Sebagai penutupan, peserta dan aparat kepolisian berfoto bersama sebagai kenang-kenangan dari kegiatan yang penuh manfaat ini. 


Melalui program seperti Jum'at Curhat, Polresta Pekanbaru semakin memperkuat hubungan dengan masyarakat serta berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh warga Kota Pekanbaru.

Komentar

POPULER

DPRD Dumai Gelar Rapat RDP Bersama Forum Aksi Peduli Tenaga Kerja Lokal Terkait Kecelakaan Kerja

Presiden Prabowo Resmikan Unhan, Wamen Viva Yoga: Mencetak Patriot Bangsa yang Cerdas, Unggul, dan Cinta Tanah Air

Polsek Bukit Raya Gelar Patroli Asmara Subuh, 21 Kendaraan Berknalpot Brong Diamankan

DPD-SPI Toba Gelar Rapat Program Kerja Tahun 2026

Kajati Riau Hadiri Buka Puasa Bersama Lembaga Adat Melayu Riau

Polsek Siak Hulu Tangkap Pelaku Narkoba Jenis Pil Extasi Merk Youtobe

Pangdam I/BB Kunjungi satuan Jasdam I/BB dan Topdam I/BB, Pastikan Kesiapan operasional Satuan

Pemprov Riau Akan Sanksi Sekolah Yang Gelar Perpisahan di Hotel

185 Siswa Dilepas, SMA Plus Riau Cetak Calon Pemimpin Masa Depan

Pemprov Riau Akui Keterbatasan Anggaran, Namun Dorong SMA Plus Masuk Program Sekolah Unggul Garuda Transformasi