TAJUK RENCANA oleh Redaksi ilustrasi Defisit APBD Provinsi Riau yang menembus Rp 3,5 triliun terdiri dari defisit anggaran Rp 1,3 triliun dan tunda bayar sebesar Rp 2,2 triliun ini bukan sekadar kegagalan teknokratis dalam pengelolaan keuangan daerah. Ia merupakan indikasi serius kelalaian negara dalam memenuhi kewajiban konstitusional terhadap hak dasar warga, khususnya di sektor pendidikan dan kesehatan. Ketika anggaran tersendat dan layanan publik terganggu, yang dipertaruhkan bukan hanya angka-angka fiskal, melainkan amanat konstitusi. Jika masih ingat dengan pernyataan mantan Gubernur Riau, Syamsuar, dalam debat publik menjadi alarm keras. Ia menegaskan bahwa defisit sebesar ini belum pernah terjadi pada masa gubernur – gubernur sebelumnya dan justru muncul pada masa transisi pemerintahan. Fakta ini bukan sekadar perbandingan politik, melainkan indikator serius kegagalan tata kelola keuangan daerah yang berdampak langsung pada kepentingan publik. Anggaran Bukan Sekadar Kebija...
Tunjukkan Manfaat Nyata Bagi Masyarakat, Satgas 641/Bru Bantu Perbaikan Saluran Air di Distrik Kelila
Membramo Tengah, SABTANEWS.COM - Satgas RI-PNG Kewilayahan Yonif 641/Beruang melalui Pos Kelila melaksanakan Kerja Bakti memperbaiki pipa saluran air untuk memudahkan masyarakat di dalam memperoleh air bersih, bertempat di Distrik Kelila, Kabupaten Membramo Tengah, Provinsi Papua Pegunungan, (27/10/2024).
Dalam rilis tertulisnya, Komandan Pos Kelila Kapten Inf Rio Bayu Rindyatmaja, S.T.Han., mengatakan bahwa "Satgas 641/Bru akan selalu berkomitmen untuk terus mendampingi dan membantu masyarakat di wilayah perbatasan agar mereka dapat hidup lebih sehat dan sejahtera.
Lebih lanjut, Kapten Inf Rio Bayu menegaskan bahwa air bersih ini sangat penting untuk mendukung kebutuhan rumah tangga dan pengairan lahan kebun masyarakat, khususnya di wilayah yang sulit air. Dengan adanya kegiatan karya bakti bersama dengan masyarakat ini, Satgas 641/Bru menunjukkan manfaat nyata bagi warga di Distrik Kelila, serta bagian dari upaya menyeluruh untuk membantu masyarakat. Pungkasnya.
Bapak Nalvan (34 th), salah satu warga Kampung Kelila mengungkapkan dirinya sangat senang dengan kehadiran personel Pos Kelila yang selalu membantu kesulitan masyarakat, sehingga tidak heran jika kehadiran personel Pos Kelila mendapat sambutan hangat dari masyarakat di kampung kami.
"Kami ucapkan terima kasih kepada Bapak TNI yang selalu ada dan membantu kami. Semoga Bapak TNI diberkahi oleh Tuhan Yang Maha Esa". Ucapnya.
"Bersama Rakyat TNI Kuat"
@puspentni
@tni_angkatan_darat
@kodamtanjungpura
@Kodam17
@Korem172
@brigif_19kh
#tniadmengabdidanmembangunbersamarakyat
#BeruangSayangPapua

Komentar
Posting Komentar