Satgas Pamtas Yonif 642/Kps Bersama Masyarakat Karya Bakti Bersihkan Lingkungan Gereja


Teluk Wondama, SABTANEWS.COM - Satgas yonif 642/kps bersama masyarakat Naikere melaksanakan kegiatan karya bakti membersihkan lingkungan gereja di Kampung Naikere, Distrik Naikere, Kabupaten Teluk Wondama, Provinsi Papua Barat (26/10/2024). 

komandan Pos Letda Inf Rezha Febrian Suryana mengatakan kegiatan karya bakti ini dilakukan anggota pos Naikere dan masyarakat setempat untuk membersihkan lingkungan gereja.

"Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan serta menciptakan lingkungan rapi, indah dan nyaman", ucapnya.

Sebagai salah satu bentuk karya bakti dan sinergitas TNI dengan rakyat dan wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat, untuk memajukan wilayah pedalaman Papua.

Sementara itu, ibu Yuli Kamodi (27) sebagai ketua jemaat menuturkan, karya bakti membersihkan lingkungan gereja yang sering dipakai masyarakat melaksanakan ibadah.

"Kami sangat berterimakasih kepada anggota pos Naikere yang menyempatkan waktunya untuk membantu masyarakat Naikere untuk membersihkan lingkungan gereja", ucap ibu ketua jemaat Yuli Kamodi. (Pen Yonif 642/Kps)

Komentar

POPULER

Alwis Septian " Melayani Masyarakat di Bulan Puasa Adalah Ibadah Bagi Kami

Polsek Bukit Raya Gelar Patroli Asmara Subuh, 21 Kendaraan Berknalpot Brong Diamankan

Kajati Riau Hadiri Buka Puasa Bersama Lembaga Adat Melayu Riau

Presiden Prabowo Resmikan Unhan, Wamen Viva Yoga: Mencetak Patriot Bangsa yang Cerdas, Unggul, dan Cinta Tanah Air

Kapolres Tanah Karo Terima Kunjungan Silahturahmi LSM LPKN-Tipikor Dengan Penuh Kekeluargaan

Polsek Siak Hulu Tangkap Pelaku Narkoba Jenis Pil Extasi Merk Youtobe

Babinsa Candi Gatak Intensifkan Komsos, Pererat Hubungan dan Jaga Kondusivitas Wilayah

TNI Manunggal Air Satgas TMMD Ke 127 Kodim 0808/Blitar Bangun Sumur Bor untuk Masyarakat

Meski Puasa Dan Bekerja Seharian, Satgas TMMD Ke 127 Kodim 0808/Blitar Tetap Laksanakan Tadarus Di Desa Krisik

Adolf Bastian Kecam Dugaan Intimidasi Kepsek, Tegaskan Pengawasan Harus Profesional