Gelar Cooling System, Satlantas Polres Kampar Sampaikan Pesan Kamtibmas Pada Paguyuban Motor


BANGKINANG, SABTANEWS.COM - Satlantas Polres Kampar melaksanakan Cooling System dengan Paguyuban Motor dengan membawa pesan penting untuk disampaikan kepada khalayak ramai hari senin (16/9/24)

"Kami mengajak Paguyuban Motor untuk menjaga keamanan dan kedamaian menjelang Pilkada 2024" terang Kapolres Kampar AKBP Ronald Sumaja melalui Kasat Lantas AKP Vino Lestari.

Kasat lantas berbaur dengan pecinta motor ini dan langsung melaksanakan Safety Ridding ke perumahan YLZ.

"Kita Safety Ridding sambil menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas terkait Pilkada damai. Kegiatan ini, yang merupakan bagian dari Cooling System Polri, bertujuan untuk mengingatkan warga bahwa menjaga situasi aman dan kondusif adalah tanggung jawab bersama" terangnya.

Kasat Lantas menyatakan pentingnya peran masyarakat dalam menciptakan Pilkada yang damai.

"Kami ingin masyarakat ikut serta menjaga keamanan di Kabupaten Kampar selama masa Pilkada 2024. Melalui kegiatan ini, kami berharap warga memahami bahwa keterlibatan mereka sangat berarti dalam mewujudkan pesta demokrasi yang aman dan tertib," ujarnya.

Komentar

POPULER

Perkuat Kemitraan Strategis, GRIB Jaya Pekanbaru Sambangi Kediaman Ketua DPRD Riau

Polsek Siak Hulu Tangkap Pelaku Narkoba Jenis Pil Extasi Merk Youtobe

Kajati Riau Hadiri Buka Puasa Bersama Lembaga Adat Melayu Riau

Ketua DPC GRIB JAYA Pekanbaru Audiensi dengan Kabag Umum Setdako Pekanbaru

Presiden Prabowo Resmikan Unhan, Wamen Viva Yoga: Mencetak Patriot Bangsa yang Cerdas, Unggul, dan Cinta Tanah Air

Dipercaya Jabat Ketua DPC Srikandi Pekanbaru, Nurhayati Siap Kolaborasi Bersama Jajaran

Polsek Bukit Raya Gelar Patroli Asmara Subuh, 21 Kendaraan Berknalpot Brong Diamankan

Keluarga Korban Sampaikan Terima Kasih, Sosok S. Hondro Dinilai Garda Terdepan Pembela Masyarakat Nias di Riau

Menyambut HUT KAI yang ke-18, LBH KAI Riau Siapkan Konsultasi Hukum Gratis Buat Masyarakat

Seorang PNS Disdik Labuhan Batu Selatan Bernama 'BORNOK' Diduga Gelapkan Atau Menipu Rekan Kerjanya