TK Sinak Bandara Satgas Mobile 323, Gelar Berbagai Lomba Ramaikan Perayaan HUT RI Ke-79


SINAK, SABTANEWS.COM - Satgas Mobile Yonif 323 Buaya Putih melalui TK Sinak Bandara masih meramaikan perayaan HUT RI Ke-79 dengan menggelar berbagai macam perlombaan di Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Kamis (22/08/24).

Walaupun peringatan kemerdekaan Republik Indonesia sudah lewat beberapa hari yang lalu, namun semangat perayaan itu belum hilang, terlihat dari keceriaan dan kegembiraan masyarakat bersama TK Sinak Bandara Satgas Mobile Yonif 323 Buaya Putih.

Dan TK Sinak Bandara Lettu Inf Fauzi mengatakan bahwa, dalam rangka meramaikan perayaan HUT RI Ke-79 Tahun ini kami menggelar berbagai macam perlombaan yang diperuntukan untuk anak-anak dan mama-mama masyarakat kampung binaan. 

Berbagai jenis lomba yang yang kami gelar yaitu, balap kelereng, balap lari, lomba memecahkan balon air, lomba melepaskan sarung dan lomba balap karung, kegiatan ini selain untuk memeriahkan HUT RI Ke-79 juga kami selaku personel satgas ingin memberikan rasa aman dan kebahagiaan untuk masyarakat. (Yonif 323/BP).

Komentar

POPULER

Puluhan Aduan Masuk ke GRIB Jaya, Hondro Minta Pemprov Riau Evaluasi Pelaksanaan SPMB 2026

Presiden Prabowo Resmikan Unhan, Wamen Viva Yoga: Mencetak Patriot Bangsa yang Cerdas, Unggul, dan Cinta Tanah Air

Kajati Riau Hadiri Buka Puasa Bersama Lembaga Adat Melayu Riau

Polsek Bukit Raya Gelar Patroli Asmara Subuh, 21 Kendaraan Berknalpot Brong Diamankan

Polsek Siak Hulu Tangkap Pelaku Narkoba Jenis Pil Extasi Merk Youtobe

2 (Dua) Orang Anak Kurang Mampu Sakit Sejak Lahir Belum Dapat Perhatian Pemerintah, Ini Yang Dilakukan Srikandi GRIB Jaya Pekanbaru

DPD PWMOI Kota Pekanbaru Buka Posko Pengaduan SPMB 2026 dan Meminta Walikota Pekanbaru Prioritaskan Anak Yatim Piatu Untuk Sekolah di Domisili Mereka

GOTONG ROYONG GREEN POLICING RT 01/RW 13 BERLANGSUNG SUKSES, PERERAT SINERGI MASYARAKAT, PEMERINTAH, POLRI DAN TNI

Ombudsman Riau Apresiasi Pelaksanaan SPMB 2026, Ingatkan Sekolah Patuhi Kuota

BPMP Riau: Kuota Afirmasi Wajib 30 Persen, Kepala Sekolah Diminta Proaktif Dampingi Siswa Kurang Mampu