TAJUK RENCANA oleh redaksi PEKANBARU, SABTANEWS.COM --Di tengah badai tekanan fiskal APBD Riau, ada kelompok yang nyaris tak terdengar suaranya, namun justru menjaga denyut pelayanan negara tetap hidup: kepala sekolah dan guru honorer, terutama mereka yang bertugas di desa pinggir dan pulau-pulau terluar Ketika dana BOSDA tersendat, operasional sekolah tersendat, dan hak-hak guru honorer belum terpenuhi, para kepala sekolah memilih bertahan, bukan mengeluh. Bahkan tak sedikit yang berutang demi memastikan sekolah tetap berjalan listrik menyala, siswa belajar, dan aktivitas pendidikan tidak berhenti. Dalam kondisi normal, tindakan ini sudah layak diapresiasi. Dalam kondisi krisis anggaran, sikap ini adalah keteladanan kepemimpinan Karena itu, ketika ada mutasi jabatan terhadap kepala sekolah yang terbukti bertahan dan menjaga stabilitas sekolah di tengah krisis justru akan melukai rasa keadilan. Mutasi dalam situasi seperti ini bukan sekadar kebijakan administratif, melainkan berpotensi...
SABTANEWS COM - BENGKALIS - Pemerintah Kelemantan Barat kecamatan Bengkalis melaksanakan Pin Polio imunisasi nasional di posyandu rumbia 1, jalan utama Desa Kelemantan Barat, Rabu 14 Agustus 2024.
Pekan imunisasi nasional polio adalah inisiatif pemerintah untuk meningkatkan cakupan imunisasi polio di seluruh Indonesia.
Kegiatan tersebut bekerja sama dengan kelompok pelita hati dan kelompok bermain sayangku, dan dihadiri Kasi Pemerintahan Desa Muhammad Sodikin, Bhabinkamtibmas Desa, Bidan Desa dan kader posyandu serta PKK.
Pj kelemantan diwakili kasi Pemerintahan Desa Muhammad Sodikin menyampaikan bahwa kegiatan Pin Polio lmunisasi Nasional tersebut sudah ll kali dilakukan oleh pemerintah Desa Kelemantan Barat.
"Apa yang kita lakukan ini atas inisiatif pemerintah daerah kabupaten Bengkalis untuk mencegah kelumpuhan terhadap anak-anak,"ungkapnya
Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk dilakukan, agar kita tau tentang kesehatan terhadap anak-anak.
"Kita berharap dengan adanya imunisasi ini, menjadi salah satu upaya pemerintah Bengkalis untuk mendata anak -anak maupun balita yang masih kekurangan gizi dapat diatasi dengan segera, apa lagi di kepemimpinan Bupati Ibu Kasmarni yang sangat perhatian kepada masyarakat khususnya anak-anak, sehingga mendapatkan gizi yang cukup dan jauh dari stunting," tuturnya. (Dil)
Komentar
Posting Komentar