*Satgas Yonif 125/SMB Didik Anak-Anak Papua Belajar Arti Menjaga Kebersihan Sejak Dini*


MAPPI, SABTANEWS.COM - Pentingnya menjaga kebersihan diri sejak dini, Satgas Yonif 125/Si'mbisa melalui Pos Senggo mengajarkan anak-anak Papua tentang tata cara mandi secara baik dan benar di Kampung Senggo, Distrik Citak Mitak, Kabupaten Mappi. Selasa (16/07/2024).

Dalam keterangan tertulis Danpos Senggo Lettu Inf Okta Yudha di Distrik Citak Mitak, Kamis (18/07/2024) mengatakan Belajar mandi bersih dilakukan di sungai mereka ditemani Serda Ibay dan Prada Yohata.

kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya untuk menjaga kesehatan dan memberikan pengetahuan serta kesadaran akan pentingnya kebersihan itu sendiri sedari dini bagi anak anak.

"Adapun mandi bersih yang diajarkan anggota Satgas diantaranya ketika mandi harus menggosok badan menggunakan sabun dan air yang bersih. Kemudian menyikat gigi dan mencuci rambut," ucap Danpos.

terlihat Wajah ceria dan semangat di raut wajah anak- anak ini, karena mungkin ini pengalaman pertama di mandikan anggota TNI yang sedang melaksanakan tugas di Papua. (Yonif 125/Si'mbisa)

Komentar

POPULER

Polsek Siak Hulu Tangkap Pelaku Narkoba Jenis Pil Extasi Merk Youtobe

Presiden Prabowo Resmikan Unhan, Wamen Viva Yoga: Mencetak Patriot Bangsa yang Cerdas, Unggul, dan Cinta Tanah Air

Kajati Riau Hadiri Buka Puasa Bersama Lembaga Adat Melayu Riau

Polsek Bukit Raya Gelar Patroli Asmara Subuh, 21 Kendaraan Berknalpot Brong Diamankan

2 (Dua) Orang Anak Kurang Mampu Sakit Sejak Lahir Belum Dapat Perhatian Pemerintah, Ini Yang Dilakukan Srikandi GRIB Jaya Pekanbaru

DPD PWMOI Kota Pekanbaru Buka Posko Pengaduan SPMB 2026 dan Meminta Walikota Pekanbaru Prioritaskan Anak Yatim Piatu Untuk Sekolah di Domisili Mereka

GOTONG ROYONG GREEN POLICING RT 01/RW 13 BERLANGSUNG SUKSES, PERERAT SINERGI MASYARAKAT, PEMERINTAH, POLRI DAN TNI

Puluhan Aduan Masuk ke GRIB Jaya, Hondro Minta Pemprov Riau Evaluasi Pelaksanaan SPMB 2026

Ombudsman Riau Apresiasi Pelaksanaan SPMB 2026, Ingatkan Sekolah Patuhi Kuota

BPMP Riau: Kuota Afirmasi Wajib 30 Persen, Kepala Sekolah Diminta Proaktif Dampingi Siswa Kurang Mampu