Langsung ke konten utama

Satgas Yonif 763/SBA Gelar Lomba 17an Bersama Kampung Bori

MAYBRAT, SABTANEWS.COM - Pos Bori Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Yonif 763/SBA menggelar serangkaian lomba 17-an bersama masyarakat Kampung Bori dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-80. Berbagai kegiatan menarik seperti lomba balap karung, lomba makan kerupuk, lomba joget dangdut, lomba bola daster, dan lomba memasukkan paku ke kelereng digelar dengan penuh semangat. Personel Pos Bori dan masyarakat Kampung Bori, Kabupaten Maybrat, Provinsi Papua Barat Daya, (30/8/2025), sangat antusias mengikuti lomba, dengan tujuan untuk mempererat hubungan dan menumbuhkan rasa semangat hari ulang tahun kemerdekaan Indonesia. Kegiatan ini tidak hanya menambah keseruan perayaan kemerdekaan, tetapi juga semakin mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat setempat. Semangat kemerdekaan dan persatuan sangat terasa dalam setiap perlombaan yang digelar. Dengan penuh gembira, personel Pos Bori dan masyarakat Kampung Bori bersama-sama merayakan HUT RI ke-80 dengan penuh kes...

**Polisi Tangkap 2 Residivis Pencuri Mobil dengan Modus Pecah Kaca di Pekanbaru**


PEKANBARU, SABTANEWS.COM  - Kepolisian berhasil menangkap dua residivis berinisial BH alias Bayu dan AK alias Abu yang diduga kuat terlibat dalam serangkaian pencurian mobil dengan modus pecah kaca di Kota Pekanbaru, Riau. Keduanya berasal dari Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau, Kombes Pol Asep Dermawan, menjelaskan bahwa kedua tersangka telah melakukan aksinya sebanyak 6 kali sejak akhir April lalu di beberapa lokasi di Pekanbaru. Mereka beraksi secara acak setelah memilih mobil yang terparkir di tempat sepi.

"Komplotan ini datang dari OKI menggunakan sepeda motor, terdiri dari 4 orang. Mereka menggunakan pecahan keramik untuk memecahkan kaca mobil sasaran dengan cara melemparkannya setelah dicampur dengan air liur," kata Kombes Asep, Kamis (18/7), didampingi Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Anom Karbianto.

Selama beraksi, mereka berhasil mengumpulkan uang sebesar Rp35 juta dalam satu kejadian, meskipun ada juga kejadian di mana mereka tidak mendapatkan hasil. Hasil kejahatan sebagiannya digunakan untuk kesenangan pribadi mereka di Pekanbaru, sementara sebagian lagi dibawa kembali ke OKI.

"Kedua tersangka yang kami tangkap ini merupakan residivis yang baru saja keluar dari penjara dalam kasus yang serupa," lanjut Kombes Asep.

Kombes Asep juga menjelaskan bahwa selama berdomisili di Pekanbaru, komplotan ini menyewa rumah dan secara rutin berkeliling untuk mencari mobil yang akan mereka curi. Dua anggota lain dari komplotan ini masih dalam pengejaran polisi.

"Tersangka BH berperan sebagai eksekutor sementara AK sebagai joki. Kami juga sedang memburu dua pelaku lain yang berperan sebagai pemantau dan pencari sasaran," tambahnya.

Tindakan tegas terukur diberikan kepada kedua tersangka yang berhasil ditangkap karena dinilai membahayakan petugas saat penangkapan. Polisi juga mengimbau agar masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan kedua tersangka yang masih buron segera melaporkannya ke pihak berwajib.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kasus Gantung Diri di RSJ Tampan Diduga Petugas Jaga Lalai Mengontrol CCTV

PEKANBARU, SABTANEWS.COM  - Terkait meninggalnya pasien RSJ Tampan yang diduga gantung diri, pihak keluarga korban AN menduga adanya kelalain petugas sehingga pasien gantung diri, ungkap Fiil Kunto ( keluarha dekat almarhum Ahmad Nurhadi )  saat dijumpai untuk memberikan keterangan di Polresta Pekanbaru, Rabu (30/4/2025). "Dimana, berdasarkan rekaman cctv yang ditunjukan Kepolisian kepada kami adanya percobaan gantung diri adik kami tersebut sebanyak dua kali percobaan", ucap Fiil. "Berdasarkan jam di rekaman cctv, percobaan gantung diri pertama terjadi pada hari Jumat (25/4) dipukul 05.46 sore, tapi gagal bunuh dirinya, karena kain atau baju yang dipakai korban melorot. Kemudian diulang lagi mengikat dipukul 05.48 dan dipukul 05.50 barulah diilitan dilehar turun dan menggantung, kemudian dipukul 5.52 badan korban masih bergerak dan gantung diri tersebut dijendela", terang Fiil. "Dan dipukul 05.58 baru ditemukan gantung diri oleh 3 orang petugas dan dinyatakan ...

Ikut Meriahkan HBP ke-61, Sekda Rohul Hadir di Lapas Pasir Pangarayan

PASIR PANGARAYAN, SABTANEWS.COM  - Puncak Hari Bakti Pemasyarakatan (Hbp) ke 61 Tahun 2025 di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Pasir Pangarayan berlangsung khidmat dan meriah pada Senin (28/4/2025). Kegiatan puncak ini dilaksanakan Tasyakuran secara serentak seluruh jajaran Pemasyarakatan Indonesia via zoom meeting. Hadir langsung di Lapas Pasir Pangarayan Bupati Rokan Hulu Anton,S.T.M.M yang diwakilkan Sekretaris Daerah M. Zaki,Ketua Dprd Rokan Hulu Hj Sumiartini, Kepala Kejaksaan Negeri Rokan Hulu, Ketua Pengadilan Negeri Pasir Pengaraian, Ketua Pengadilan Agama Pasir Pengaraian,dan Kepala Kementerian Agama Rohul. Dalam sambutan nya via virtual Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto menyampaikan Enam puluh satu tahun Pemasyarakatan, bukan sekadar hitungan waktu. Ini juga setara dengan ribuan kisah pengabdian, ribuan pekik perjuangan dan tentunya kesediaan tanpa pamrih dari para petugas yang bekerja dalam sunyi, menjaga api pembinaan tetap menyala di tengah ge...

Kejati Riau Geledah Kantor Disdikbud Rohil, Usut Dugaan Korupsi DAK Rp40 Miliar

Serangkaian kegiatan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau menggeledah Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) di Bagansiapiapi, Rabu (30/4/2025). Langkah ini merupakan bagian dari penyidikan kasus dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pembangunan dan rehabilitasi Sekolah Dasar (SD) tahun anggaran 2023. ROKAN HILIR, SABTANEWS.COM – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau menggeledah Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) di Bagansiapiapi, Rabu (30/4/2025). Langkah ini merupakan bagian dari penyidikan kasus dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pembangunan dan rehabilitasi Sekolah Dasar (SD) tahun anggaran 2023. “Penggeledahan dilakukan oleh Tim Penyidik pada Bidang Tindak Pidana Khusus Kejati Riau,” kata Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejati Riau, Zikrullah. Dari penggeledahan itu, penyidik menyita sejumlah dokumen penting dan satu unit laptop yang diduga digunakan untuk menyusun rekapitulasi dana proyek. Data awal m...