Langsung ke konten utama

Sebelum Apel, Kalapas Kelas I Bandar Lampung Masak Bareng Warga Binaan Bersertifikat di Dapur Sehat

BANDAR LAMPUNG, SABTANEWS.COM – Rutinitas Senin pagi (5/1/2026) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Bandar Lampung diawali dengan pemandangan inspiratif. Sebelum pelaksanaan apel pagi pegawai, Kepala Lapas Kelas I Bandar Lampung, Ike Rahmawati, menyempatkan diri menyambangi Dapur Sehat untuk memantau langsung proses produksi makanan bagi ribuan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Kunjungan ini tidak sekadar inspeksi administratif semata. Ike Rahmawati terlibat aktif, mulai dari memeriksa kelengkapan data bahan makanan hingga turun tangan langsung mengaduk masakan di kuali besar. Menariknya, dalam proses tersebut Kalapas Kelas I Bandar Lampung berkolaborasi langsung dengan para juru masak yang merupakan Warga Binaan pilihan. Bukan sembarang pekerja, mereka adalah tenaga terampil yang telah melewati pelatihan tata boga intensif dan mengantongi sertifikasi kompetensi resmi. "Saya bangga melihat kinerja mereka. Di sini saya tidak hanya mengecek data, tapi ikut masak untuk memasti...

Nasib Naas, Warga Desa Ambunten Tengah Meregang Nyawa Diduga Korban Tabrak Lari


SUMENEP, SABTANEWS.COM -- Nasib naas yang menimpa Rifa'i beserta dian (nama akrabnya) salah satu warga Desa Ambunten Tengah  yang mana menjadi korban tabrak lari Sebuah Truk Berwarna Crem yang diduga dikendarai Oleh RS warga Desa Ambunten Timur pada tangal 11/06/2024 sekira pukul 01:11 Wib dini hari

Akibat dari kejadian tersebut Rifa'i harus meregang nyawa dalam perjalanan menuju RSUD Moh Anwar Sumenep dan dian mengalami patah tulang. Minggu, (30/06/2024)

Yang mana ditempat Kejadian tersebut terdapat CCTV sehingga keluarga korban mengecek hasil CCTV sehingga pelaku di temukan dan pihak keluarga langsung menghubungi Polsek Ambunten untuk membantu mengamankan pelaku berikut barang buktinya, namun Polsek hanya berhasil mengamankan barang bukti mobil truk yang dikendarai malam itu.

Yang mana keluarga korban mendengar kabar keesokan harinya RS (sopir) yang diantar oleh Kades Ambunten Timur mendatangi unit Laka Polres Sumenep dan sempat di amankan di polres dikarenakan khawatir terjadi hal yang tidak di inginkan, mendengar hal tersebut sedikit membuat keluarga korban lega tapi sayang beberapa hari kemudian keluarga korban malah mendengar kabar bahwa pelaku di biarkan pulang sehingga hal tersebut membuat keluarga korban merasa resah dan marah.

Kades Ambunten Tengah Fatmiatun ,S.pd berharap, "Penyidik tidak main-main dalam penanganan perkara ini di karenakan korban tabrak lari adalah perangkat Desa Ambunten Tengah yang benar-benar butuh ke adilan

"Kami berharap secepatnya laka Polres Sumenep segera memeriksa para saksi dan segera melakukan gelar perkara dan segera melakukan penetapan tersangka kepada pelaku yang jelas-jelas tidak memiliki otak yang telah melakukan tabrak kemudian lari dari tanggung jawab agar mendapat hukuman yang setimpal, "harapnya

Saat team media ini mengkoonfirmasi ke kanit laka melalui via whatshappnya mamun sampai berita ini terpublikasikan tidak ada jawaban (terlihat centang dua bertanda masuk namun tidak dibaca) saat di telefon juga memangil.

B.D

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kasus Gantung Diri di RSJ Tampan Diduga Petugas Jaga Lalai Mengontrol CCTV

PEKANBARU, SABTANEWS.COM  - Terkait meninggalnya pasien RSJ Tampan yang diduga gantung diri, pihak keluarga korban AN menduga adanya kelalain petugas sehingga pasien gantung diri, ungkap Fiil Kunto ( keluarha dekat almarhum Ahmad Nurhadi )  saat dijumpai untuk memberikan keterangan di Polresta Pekanbaru, Rabu (30/4/2025). "Dimana, berdasarkan rekaman cctv yang ditunjukan Kepolisian kepada kami adanya percobaan gantung diri adik kami tersebut sebanyak dua kali percobaan", ucap Fiil. "Berdasarkan jam di rekaman cctv, percobaan gantung diri pertama terjadi pada hari Jumat (25/4) dipukul 05.46 sore, tapi gagal bunuh dirinya, karena kain atau baju yang dipakai korban melorot. Kemudian diulang lagi mengikat dipukul 05.48 dan dipukul 05.50 barulah diilitan dilehar turun dan menggantung, kemudian dipukul 5.52 badan korban masih bergerak dan gantung diri tersebut dijendela", terang Fiil. "Dan dipukul 05.58 baru ditemukan gantung diri oleh 3 orang petugas dan dinyatakan ...

Ikut Meriahkan HBP ke-61, Sekda Rohul Hadir di Lapas Pasir Pangarayan

PASIR PANGARAYAN, SABTANEWS.COM  - Puncak Hari Bakti Pemasyarakatan (Hbp) ke 61 Tahun 2025 di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Pasir Pangarayan berlangsung khidmat dan meriah pada Senin (28/4/2025). Kegiatan puncak ini dilaksanakan Tasyakuran secara serentak seluruh jajaran Pemasyarakatan Indonesia via zoom meeting. Hadir langsung di Lapas Pasir Pangarayan Bupati Rokan Hulu Anton,S.T.M.M yang diwakilkan Sekretaris Daerah M. Zaki,Ketua Dprd Rokan Hulu Hj Sumiartini, Kepala Kejaksaan Negeri Rokan Hulu, Ketua Pengadilan Negeri Pasir Pengaraian, Ketua Pengadilan Agama Pasir Pengaraian,dan Kepala Kementerian Agama Rohul. Dalam sambutan nya via virtual Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto menyampaikan Enam puluh satu tahun Pemasyarakatan, bukan sekadar hitungan waktu. Ini juga setara dengan ribuan kisah pengabdian, ribuan pekik perjuangan dan tentunya kesediaan tanpa pamrih dari para petugas yang bekerja dalam sunyi, menjaga api pembinaan tetap menyala di tengah ge...

Kejati Riau Geledah Kantor Disdikbud Rohil, Usut Dugaan Korupsi DAK Rp40 Miliar

Serangkaian kegiatan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau menggeledah Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) di Bagansiapiapi, Rabu (30/4/2025). Langkah ini merupakan bagian dari penyidikan kasus dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pembangunan dan rehabilitasi Sekolah Dasar (SD) tahun anggaran 2023. ROKAN HILIR, SABTANEWS.COM – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau menggeledah Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) di Bagansiapiapi, Rabu (30/4/2025). Langkah ini merupakan bagian dari penyidikan kasus dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pembangunan dan rehabilitasi Sekolah Dasar (SD) tahun anggaran 2023. “Penggeledahan dilakukan oleh Tim Penyidik pada Bidang Tindak Pidana Khusus Kejati Riau,” kata Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejati Riau, Zikrullah. Dari penggeledahan itu, penyidik menyita sejumlah dokumen penting dan satu unit laptop yang diduga digunakan untuk menyusun rekapitulasi dana proyek. Data awal m...