BANDAR LAMPUNG, SABTANEWS.COM - Pelayanan publik yang prima dan aman menjadi wajah utama Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Bandar Lampung. Hal ini ditegaskan oleh Kepala Lapas Kelas I Bandar Lampung, Ike Rahmawati, saat melakukan inspeksi ke area Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) pada Sabtu (3/1/2026). Di tengah ramainya antusiasme keluarga warga binaan yang memanfaatkan layanan akhir pekan, Kalapas menyempatkan diri menyambangi dan memberikan penguatan kepada petugas yang sedang berjaga di garda terdepan tersebut. Dalam kunjungannya, sorotan utama Ike Rahmawati tertuju pada alur layanan penitipan barang dan makanan. Ia memantau secara detail bagaimana petugas melakukan pemeriksaan fisik terhadap barang-barang bawaan pengunjung. Kalapas menegaskan bahwa proses penggeledahan adalah benteng pertahanan pertama untuk mencegah masuknya barang-barang terlarang seperti narkoba, senjata tajam, dan handphone ke dalam area Lapas. "Saya minta seluruh petugas PTSP bekerja sesuai Standa...
SABTANEWS COM - JAKARTA - Abdurrahman Taha, seorang senator yang dikenal sebagai ART mencermati pemberitaan di media elektronik, adanya ahli yang berpendapat bahwa Kejaksaan saat ini telah berubah menjadi lembaga Superbody.
Secara tegas ART menyatakan pemberitaan-pemberitaan yang menyudutkan Kejaksaan apalagi terkait masalah kewenangan, dan ditambah dengan pembunuhan karakter di media sosial terhadap pejabat Kejaksaan adalah merupakan serangan balik koruptor (corruptor fight back) dengan mengadu domba antar penegak hukum.
Seyogyanya, menurut ART masyarakat harus cerdas dan kritis terhadap upaya-upaya serangan balik koruptor dan memandang setiap permasalahan dengan pemikiran yang jernih.
ART menegaskan bahwa Kejaksaan memang diberikan kewenangan lebih, namun hanya khusus tindak pidana korupsi. Dan, kewenangan tersebut adalah hal yang biasa, bahkan gebrakan Kejaksaan mengungkap Oligarki di dunia pertambangan itulah yang dinantikan masyarakat.
Kasus Timah, apabila hanya ditangani melalui penegakan administrative penal law maka yang terjaring hanyalah pelaku-pelaku kecil, seperti penambangan tanpa ijin. Kejaksaan melalui instrumen tindak pidana korupsi sesungguhnya membongkar sistem jahat atau mafia di sektor pertambangan yang pada kenyataannya rakyat kecil yang dirugikan sementara ada pihak-pihak tertentu yang menikmati hasil pertambangan secara berlimpah-ruah.
ART juga menjelaskan, framing negative terhadap Kejaksaan tidak akan berarti apa-apa selama Kejaksaan membuktikan kinerjanya menangani kasus-kasus mega korupsi. ART yakin rakyat akan berdiri di depan lembaga yang selalu
Komentar
Posting Komentar