TAJUK RENCANA oleh Redaksi ilustrasi Defisit APBD Provinsi Riau yang menembus Rp 3,5 triliun terdiri dari defisit anggaran Rp 1,3 triliun dan tunda bayar sebesar Rp 2,2 triliun ini bukan sekadar kegagalan teknokratis dalam pengelolaan keuangan daerah. Ia merupakan indikasi serius kelalaian negara dalam memenuhi kewajiban konstitusional terhadap hak dasar warga, khususnya di sektor pendidikan dan kesehatan. Ketika anggaran tersendat dan layanan publik terganggu, yang dipertaruhkan bukan hanya angka-angka fiskal, melainkan amanat konstitusi. Jika masih ingat dengan pernyataan mantan Gubernur Riau, Syamsuar, dalam debat publik menjadi alarm keras. Ia menegaskan bahwa defisit sebesar ini belum pernah terjadi pada masa gubernur – gubernur sebelumnya dan justru muncul pada masa transisi pemerintahan. Fakta ini bukan sekadar perbandingan politik, melainkan indikator serius kegagalan tata kelola keuangan daerah yang berdampak langsung pada kepentingan publik. Anggaran Bukan Sekadar Kebija...
Kampar, -SABTANEWS.COM- Bhabinkamtibmas Desa Merangin, Polsek Bangkinang Barat terima Penghargaan secara simbolis dari Kepala Desa Merangin, Jumat, (8/9/23).
Penghargaan ini diterima oleh Bhabinkamtibmas Bripka Wawan Asroy terkait inovasi perpustakaan keliling BhabinKamtibmas di desa Merangin.
Dalam kesempatan ini, Bhabinkamtibmas Polsek Bangkinang Barat, Bripka Wawan Asroy mengucapkan terima kasih kepada Kepala desa Merangin atas penghargaan yang diberikan.
"Penghargaan ini tentunya akan memotivasi saya untuk berbuat inovasi lebih baik lagi bagi warga binaan saya di desa Merangin," ujar Wawan.
Wawan juga mengapresiasi atas sinergitas yang telah terjalin dengan baik antara dirinya selaku Bhabinkamtibmas dengan Kepela Desa Merangin dan seluruh aparatur pemerintah desa Merangin.
"Semoga sinergitas yang baik ini dapat terus terjaga dan semakin meningkat," harap Wawan.

Komentar
Posting Komentar