BANDAR LAMPUNG, SABTANEWS.COM – Usai prosesi penyambutan, agenda kunjungan kerja Direktur Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi (Dirkeswat), Adhayani Lubis, berlanjut dengan peninjauan fasilitas kesehatan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Bandar Lampung. Didampingi Kakanwil Ditjenpas Lampung, Jalu Yuswa Panjang dan Kalapas Ike Rahmawati, Dirkeswat menyambangi langsung Klinik Passai pada Kamis (15/1/2026). Dalam kunjungannya, Adhayani Lubis mengapresiasi standar layanan Klinik Passai yang telah menyandang predikat sebagai Klinik Pratama. Ia menyisir satu per satu fasilitas medis yang tersedia, mulai dari area praktik dokter umum, poli gigi, ruang observasi, ruang penyimpanan obat, hingga ruang rawat inap. Tak hanya meninjau sarana fisik, Dirkeswat juga memberikan atensi khusus kepada sumber daya manusia yang bertugas. Ia memantau kinerja para Kader Kesehatan, yakni warga binaan terpilih yang telah memiliki sertifikasi khusus. Para kader ini dinilai sangat vital dalam membant...
MAJALAHCIKAHURIPAN.COM-Cianjur- Kepolisian telah menetapkan satu tersangka atas pembunuhan dan pemerkosaan seorang siswi umur 14 tahun dicianjur, yakni Indra sebagai kekasih korban yang menjadi pelaku utama.
Seorang korban yang berstatus sebagai siswi SMP dicianjur meninggal akibat overdosis dan diketahui diperkosa oleh Indra, kekasih korban.
Kapolsek argabinta Iptu Nanda Riharja mengatakan "Bocah berusia 17 tahun inu mengaku telah memerkosa korban yaitu kekasihnya".
"Kini pelaku sudah berstatus menjadi tersangka, kalau kemarin masih diperiksa sebagai saksi" ucap nanda kepada awak media pada, Jumat(15/4/22).
Iptu Nanda menyebutkan "kasus ini sudah dilimpahkan kepasa PPA Satreskrim Polres Cianjur. "tadi malam kita limpahkan kasus ini dan beserta tersangka kepada Polres Cianjur untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut, lantaran Indra sebagai pelaku tidak mengaku bahwa beliau sudah mencekok korban dengan minuman serta obat-obatan lainnya.
"kita masih harus membuktikan dulu apakah ada kandungan obat didalam tubuh korban, melalyi hasil laboratorium forensik, karena pelaku tidak mengakuinya, Tutup, Nanda. (red)
sumber:www.detik.com

Komentar
Posting Komentar