BOYOLALI, SABTANEWS.COM – Wujud kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat kembali ditunjukkan Babinsa Koramil 13/Nogosari Kodim 0724/Boyolali, Serda Supriyadi, melalui kegiatan gotong royong pembuatan sumur bor di Desa Rembun, Kecamatan Nogosari, Kabupaten Boyolali, Sabtu (31/01/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk dukungan TNI melalui Babinsa dalam membantu penyediaan air bersih bagi warga binaan. Serda Supriyadi menegaskan bahwa ketersediaan air bersih sangat penting untuk menunjang kesehatan keluarga, baik untuk memasak, mandi, mencuci maupun kebutuhan rumah tangga lainnya. “Dengan adanya sumur bor ini, kami berharap keluarga Bapak Karman tidak lagi kesulitan mendapatkan air bersih, sehingga kesehatan seluruh anggota keluarga dapat terjaga dengan baik,” ujar Serda Supriyadi di sela kegiatan. Kebersamaan antara Babinsa dan masyarakat dalam proses pengerjaan sumur bor ini mencerminkan kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung kesejahteraan warga. Bapak Karma...
MAJALAHCIKAHURIPAN.COM, Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo turut menyoroti kasus korban begal jadi tersangka di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Sigit berjanji akan memberikan kepastian hukum bagi korban begal tersebut, yakni Amaq Sinta.
Sigit menuturkan Kapolda NTB Irjen Djoko Poerwanto telah memimpin gelar perkara kasus korban begal jadi tersangka ini. Sigit juga menyampaikan Irjen Djoko akan segera memberikan keterangan ke publik terkait kasus ini
BACA JUGA :
Kapolda NTB telah melaksanakan gelar perkara dan akan segera melakukan press release terkait perkara Sdr Amaq Sinta," tulis Sigit di akun Instagram resminya, Sabtu (16/4/2022).
Sigit mengatakan Amaq Sinta akan memperoleh kepastian hukum. Sigit menegaskan Polri memegang teguh asas proporsional hingga nesesitas.
"Untuk memberikan kepastian hukum dengan memegang teguh asas proporsional, legalitas, akuntabilitas, dan nesesitas," imbuh mantan Kabareskrim Polri itu.
Sigit menambahkan Polri mengedepankan rasa keadilan dan kemanfaatan hukum bagi masyarakat. "Sehingga rasa keadilan dan kemanfaatan hukum betul-betul bisa dirasakan oleh masyarakat," tandas dia.
Diberitakan sebelumnya, kasus ini bermula dari penemuan mayat dua pria bersimbah darah di Lombok Tengah Senin (11/4/2022) dini hari. Belakangan diketahui bahwa kedua pria adalah pelaku begal yang dibunuh oleh calon korbannya.
Korban pembegalan itu, Amaq Sinta, justru dijadikan tersangka atas kasus pembunuhan akibat aksi bela diri yang dia lakukan menyebabkan dua begal tewas.
Polda NTB telah mengambil alih kasus Amaq Sinta alias M (34), korban begal yang ditetapkan jadi tersangka karena melawan dan membunuh pelaku begal. Sebelumnya, kasus ini ditangani oleh Polres Lombok Tengah.
Pengambilalihan perkara kasus Amaq Sinta dilakukan sejak polisi mengabulkan permintaan keluarga untuk penangguhan penahanan terhadap Amaq Sinta. Amaq Sinta sudah tidak ditahan namun tetap menjadi tersangka. (red)

Komentar
Posting Komentar