Tes Kesehatan di RSUD Arifin Achmad Berjalan Lancar, Orang Tua Apresiasi Sistem Baru







PEKANBARU, SABTANEWS.COM  – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Pelajaran 2026/2027 di SMA Negeri Plus Provinsi Riau memasuki tahapan penting dengan digelarnya tes kesehatan bagi calon peserta didik di RSUD Arifin Achmad, Minggu (12/4/2026).

Sebanyak 130 calon siswa mengikuti tes kesehatan pada hari terakhir. Secara keseluruhan, pelaksanaan dibagi dalam tiga sesi guna memastikan kelancaran dan menghindari penumpukan peserta.

Adapun rinciannya:

Sesi I (10 April 2026): 135 peserta

Sesi II (11 April 2026): 135 peserta

Sesi III (12 April 2026): 130 peserta

Direktur RSUD Arifin Achmad, drg. Yusi Prastiningsih, MM melalui Sub Bagian Hukum, Humas, dan Kemitraan (HHK), Irham, SH, menyampaikan bahwa pelaksanaan tahun ini jauh lebih tertib dibandingkan tahun sebelumnya.

“Perbedaannya sangat signifikan. Tahun ini lebih tertib karena dibagi tiga sesi. Kalau tahun lalu peserta membludak, sementara kami juga tetap melayani masyarakat umum,” ujarnya.

Ia menjelaskan, alur pemeriksaan dibuat sistematis. Setelah pemeriksaan fisik, peserta langsung diarahkan ke pemeriksaan laboratorium (darah dan urine) serta pemeriksaan mata, kemudian diperbolehkan pulang.

“Dengan alur ini, tidak terjadi penumpukan di satu titik,” jelasnya.

*Apresiasi Orang Tua*

Salah satu orang tua calon siswa, Khairulah, yang berasal dari Kabupaten Kampar, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan tes kesehatan di RSUD Arifin Achmad.

“Menurut saya, pelaksanaan tahun ini lebih tertib dan efisien. Tidak terlalu ramai seperti tahun sebelumnya karena sudah dibagi per sesi, jadi orang tua tidak menumpuk di lokasi,” ujarnya saat ditemui awak media di RSUD Arifin Achmad

Ia menilai sistem seleksi yang ketat merupakan hal wajar mengingat tingginya minat pendaftar dari berbagai daerah.

“Peminatnya banyak dari berbagai daerah, sementara yang diterima terbatas. Jadi memang seleksinya ketat, itu hal yang biasa,” tambahnya.

Terkait persiapan anaknya, Khairulah  mengungkapkan bahwa anaknya telah melakukan persiapan sejak dini hari.

“Tadi anak saya sudah bangun dari jam 3 subuh, jam 4 sudah bersiap, jam 5 salat, lalu langsung ke sini untuk mengikuti tes,” jelasnya.

Ia juga mengaku tidak mengalami kendala selama proses berlangsung dan menilai komunikasi antara panitia dan peserta berjalan cukup baik.

“Alhamdulillah sejauh ini tidak ada kendala. Komunikasi dengan panitia juga berjalan baik,” katanya.

Di akhir, ia berharap seleksi ini dapat menghasilkan siswa-siswa berkualitas

*Peserta Berprestasi Ikut Seleksi*

Salah satu peserta yang menjadi perhatian adalah Natanael Putra Papahan, siswa SMPN 2 Siak. Ia menilai sistem seleksi berbasis teknologi lebih adil dan transparan.

“Menurut saya ini cukup adil karena menggunakan sistem komputer, sehingga memudahkan dan lebih transparan,” ujarnya.

Natanael dikenal sebagai siswa berprestasi dengan capaian akademik yang konsisten, seperti peringkat 1 dan 2 di sekolahnya. Ia juga aktif dalam berbagai kegiatan, di antaranya:

Pengurus OSIS

Duta baca sekolah

Duta organisasi tingkat Provinsi Riau

Anggota komunitas literasi perpustakaan (PiBo) SMPN 2 Siak

Pramuka Penggalang Garuda

Ia mengaku telah melakukan persiapan matang, mulai dari belajar akademik, menjaga kebugaran fisik, hingga melatih kemampuan komunikasi untuk menghadapi tahapan wawancara.

“Saya merasa senang dan enjoy mengikuti seluruh proses. Panitianya juga baik, jadi suasananya nyaman,” tambahnya.

Seleksi Ketat dan Berbasis Teknologi

Kepala SMA Negeri Plus Provinsi Riau, Edi Sutono, M.Pd, menjelaskan bahwa pembagian sesi dilakukan untuk menghindari kerumunan yang sebelumnya sering terjadi.

Selain tes kesehatan, peserta juga akan menjalani tahapan lain, meliputi:

Psikotes

Tes fisik

Tes kemampuan Bahasa Inggris

Wawancara pengetahuan umum

Wawancara keagamaan

L

SPMB tahun ini dibuka sejak 2–25 Maret 2026 dengan jumlah pendaftar mencapai 1.040 orang dari berbagai daerah. Sebanyak 488 peserta lolos administrasi dan mengikuti Tes Potensi Akademik (TPA) berbasis Computer Based Test (CBT).

Sistem CBT menggunakan jaringan lokal tanpa akses internet guna menjamin keamanan dan kejujuran selama ujian.

Tahapan Lanjutan

Pengumuman akhir: 25 April 2026

Pendaftaran ulang: 8–10 Mei 2026

Masuk asrama: Juli 2026

Melalui seleksi berlapis ini, sekolah berkomitmen menjaring siswa-siswa terbaik yang unggul secara akademik, berkarakter, serta siap bersaing di tingkat nasional maupun global.**

Komentar

POPULER

Pemilihan RW 04 Bencah Lesung Berlangsung Demokratis dan Transparan, Plt Camat Tenayan Raya Berikan Apresiasi

Alexander Sitorus Unggul 35 Suara, Ucapkan Terima Kasih kepada Panitia Pelaksana dan Masyarakat RW 04

Lurah Bencah Lesung Bersama Babinsa dan Babinkamtibmas Pantau Pemilihan Ketua RW 03

234 SC Kampar Gelar Kopdar, Bahas Keanggotaan hingga Agenda Touring Wisata Alam

Polsek Bukit Raya Gelar Patroli Asmara Subuh, 21 Kendaraan Berknalpot Brong Diamankan

Rapat Internal, DPC GRIB JAYA Pekanbaru dan Perayaan Ultah ke 15 Dihadiri Ketua DPD Riau

Presiden Prabowo Resmikan Unhan, Wamen Viva Yoga: Mencetak Patriot Bangsa yang Cerdas, Unggul, dan Cinta Tanah Air

Kajati Riau Hadiri Buka Puasa Bersama Lembaga Adat Melayu Riau

Wakil Ketua DPC GRIB JAYA Pekanbaru Kunjungi Ketua PAC Tenayan Raya di Rumah Sakit

Aksi Massa Kedua di Panipahan, Warga Geram Dugaan Peredaran Narkoba Kian Merajalela