Harapan Warga Krisik Mulai Tumbuh di Tengah Ramadan

BLITAR, SABTANEWS.COM  - Terik matahari siang ini terasa lebih menyengat dari biasanya. Debu beterbangan setiap kali adukan semen diolah dan dituang ke badan jalan yang telah diratakan. 



Di tengah suasana Ramadan, semangat para prajurit TNI dan warga Desa Krisik tak sedikit pun surut. Mereka bahu-membahu menyelesaikan rabat jalan yang selama ini menjadi harapan bersama.



Rabat jalan sepanjang 1.087 meter yang dilakukan dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 0808/Blitar itu membawa angin segar bagi masyarakat Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar. 



Bagi masyarakat di sana, jalan tersebut bukan sekadar akses penghubung, namun sudah menjadi urat nadi aktivitas sehari-hari.

“Jalan ini vital bagi warga, bisa dikatakan dari anak-anak hingga dewasa menggunakan jalan ini. Entah itu untuk perekonomian, pertanian, pendidikan, hingga menuju ke fasilitas umum dan kesehatan,” kata Kepala Desa Krisik Hari Budi Setyawan.

Secara khusus, Hari menyebut bahwa akses jalan tersebut menghubungkan Dusun Krisik menuju Dusun Wonorejo. Keberadaannya sangat membantu warga Dusun Krisik yang lokasinya relatif terpencil. 

“Kalau musim hujan tiba, jalan berubah licin dan berlumpur yang menyulitkan kendaraan melintas. Kondisi ini membuat warga Dusun Krisik seperti terisolasi tidak bisa kemana-mana. Karena untuk mendapatkan berbagai pelayanan yang tersedia, warga Dusun Krisik harus melalui jalan satu-satunya ini,” jelasnya.

Sementara itu, Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto mengharapkan akses jalan tersebut dapat membawa dampak positif yang luas bagi masyarakat.

“Saat jalannya sudah bagus, tentu aktivitas perekonomian, pendidikan, pertanian, peternakan, serta kegiatan lainnya pasti akan lebih lancar. Hal ini pada akhirnya berdampak terhadap meningkatkannya perekonomian dan kesejahteraan warga,” ujarnya.

Selain itu, akses jalan yang semakin baik diharapkan juga akan mampu membuka peluang usaha baru bagi masyarakat dan mendukung serta mengembangkan berbagai potensi desa.

Danrem juga menekankan bahwa pembangunan melalui program TMMD bukan semata-mata tentang pembangunan fisik, tetapi juga membangun semangat kebersamaan dan gotong royong antara TNI dan masyarakat. Menurutnya, kemanunggalan TNI dengan rakyat merupakan kekuatan utama dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan.

“Melalui TMMD, kami ingin hadir membantu mengatasi kesulitan masyarakat dan mendorong percepatan pembangunan di daerah. Semoga apa yang kita kerjakan bersama ini dapat memberikan manfaat jangka panjang,” pungkasnya.

Komentar

POPULER

AMS Desak Kejati Riau Periksa Bupati siak Sebagai Penanggung Jawab Anggaran dan Kepala Dinas PU Siak Atas Proyek Jalan 7,1 Milyar Yang Tidak Sesuai Spek Standar SNI

Ketua DPC GRIB JAYA Dapat Pujian dari Ketua DPD Saat Acara Buka Bersama

Polsek Bukit Raya Gelar Patroli Asmara Subuh, 21 Kendaraan Berknalpot Brong Diamankan

Presiden Prabowo Resmikan Unhan, Wamen Viva Yoga: Mencetak Patriot Bangsa yang Cerdas, Unggul, dan Cinta Tanah Air

Surat Mutasi Cacat Administrasi Bahkan Tanggapan JONFIKAR ILHAM, Kabid SD Disdikpora Rohul Diduga Tidak Berdasar Bahkan Terkesan Pembodohan Publik

Estafet Kepemimpinan di Ujung Menara: Celvin Febriano Resmi Nakhodai HMTP UIR Lewat Mubes 2026

Diduga Dinas PUPR Siak Lakukan Pembohongan Publik, Pengaspalan Jalan Lubuk Miyam Koto Gasib Tidak Sesuai Spek Hingga Bisa Dilebur Dengan Jari Tangan

Polsek Siak Hulu Tangkap Pelaku Narkoba Jenis Pil Extasi Merk Youtobe

Kajati Riau Hadiri Buka Puasa Bersama Lembaga Adat Melayu Riau

Direktur jasriadi,ST,PT Jas gemilang Nusantara bagi takjil' dan buka puasa bersama Tim Media Patrolikriminal8