Luapan Sungai Tutup Jalan Nasional Prigi, Aparat dan Warga Bersihkan Lumpur


TRENGGALEK, SABTANEWS.COM  – Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, sejak Jumat malam (30/1/2026) pukul 19.00 hingga 22.00 WIB, memicu bencana alam berupa luapan air sungai bercampur lumpur dan bebatuan. Material tersebut meluber hingga menutup Jalan Raya Nasional Pantai Prigi serta masuk ke halaman rumah warga di sekitar lokasi terdampak.



Luapan sungai tersebut menyebabkan akses utama menuju kawasan wisata Pantai Prigi lumpuh total. Jalan nasional yang menjadi urat nadi perekonomian dan pariwisata Trenggalek tidak dapat dilalui kendaraan akibat tertutup lumpur tebal dan bebatuan berukuran sedang hingga besar.



Menanggapi kondisi darurat itu, Babinsa Desa Prigi Koramil 0806-07/Watulimo, Serma Santoso, bergerak cepat turun ke lokasi kejadian. Ia bersinergi dengan Bhabinkamtibmas serta Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB) Kecamatan Watulimo untuk melakukan penanganan awal di lapangan.

Aparat gabungan TNI-Polri bersama TRC PB dan warga setempat berjibaku membersihkan lumpur dan bebatuan yang menutup badan jalan. Pembersihan dilakukan secara manual menggunakan alat seadanya sebagai upaya percepatan pemulihan akses transportasi dan aktivitas masyarakat.

“Keselamatan warga menjadi prioritas utama. Kami bersama Polri, TRC PB, dan masyarakat berupaya secepat mungkin membersihkan material lumpur agar jalan nasional ini bisa kembali dilalui,” ujar Serma Santoso saat ditemui di lokasi.

Ia menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam penanganan bencana, terutama di wilayah rawan cuaca ekstrem seperti Watulimo. Kehadiran aparat di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus mempercepat penanganan dampak bencana.

Partisipasi aktif warga juga terlihat dalam proses pembersihan. Dengan menggunakan cangkul, sekop, dan peralatan sederhana lainnya, warga bergotong royong membantu aparat meski hujan masih turun dan kondisi jalan licin.

Sementara itu, petugas TRC PB Kecamatan Watulimo terus melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi cuaca dan debit air sungai guna mengantisipasi potensi luapan susulan. Koordinasi dengan pemerintah desa serta instansi terkait dilakukan secara berkelanjutan.

Hingga larut malam, proses pembersihan masih berlangsung secara bertahap. Aparat gabungan mengimbau masyarakat dan pengguna jalan untuk tetap waspada serta mematuhi arahan petugas demi keselamatan bersama.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi di musim penghujan. Sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat terbukti menjadi faktor krusial dalam meminimalkan dampak bencana dan mempercepat pemulihan wilayah terdampak.

Komentar

POPULER

Kemenangan Kongres Presiden dan Wakil Presiden Mahasiswa Universitas LancangKuning Periode 2026–2027

Polsek Bukit Raya Gelar Patroli Asmara Subuh, 21 Kendaraan Berknalpot Brong Diamankan

Presiden Prabowo Resmikan Unhan, Wamen Viva Yoga: Mencetak Patriot Bangsa yang Cerdas, Unggul, dan Cinta Tanah Air

Kajati Riau Hadiri Buka Puasa Bersama Lembaga Adat Melayu Riau

Waspada Penipuan WhatsApp, Pelaku Catut Nama dan Foto Rahmat Handayani di Pekanbaru

Sekum DPP SPI Apresiasi Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru Atas Pelunasan Hutang Pemko Pekanbaru di Akhir Tahun 2025

APBD Runtuh, Pendidikan Dikorbankan: Alarm Keras Kegagalan Kepemimpinan

Himpunan Mahasiswa Hukum Perdata FH UIR Gelar Kuliah Umum dan Teken MoA dengan FH UNISSULA

Polsek Rokan IV Koto Tangkap Pengedar Sabu di Pondok Kebun Sawit