Langsung ke konten utama

Polda Riau Kirim Ratusan Personel BKO ke Sumatera Barat, Kapolda: Kemanusiaan Melampaui Batas Yuridiksi

PEKANBARU, SABTANEWA.COM  – Kepala Kepolisian Daerah Riau Irjen Herry Heryawan memberangkatkan ratusan personel Brimob dan Samapta Polda Riau untuk membantu penanganan banjir dan longsor di Sumatera Barat.  Apel pelepasan digelar di Mapolda Riau, Sabtu (29/11/25), sebagai respons cepat atas bencana yang melanda sejumlah kabupaten dan kota di provinsi tersebut. Kapolda Riau mengatakan, saat-saat penuh cobaan seperti ini selalu mengingatkan bangsa Indonesia bahwa kekuatan sebuah bangsa tidak hanya diukur dari apa yang dimiliki, tetapi dari bagaimana masyarakat saling menjaga dan saling menguatkan ketika musibah datang.  "Hari ini kita melepas personel Brimob dan Samapta Polda Riau untuk membantu penanganan banjir dan longsor di Sumatera Barat. Ini adalah wujud komitmen Polri di mana ada masyarakat yang membutuhkan, di situ negara harus hadir dan polisi harus melayani,” ujar Kapolda. Ia menegaskan, bencana tidak mengenal batas administratif sehingga kemanusiaan harus melampa...

Terungkap Sudah.! Alasan kepala Inspektorat Banggai laut Tidak Buka Suara Terkait Temuan BPK


SULTENG, SABTANEWS.COM  - Dari hasil investigasi Tim CN, Terungkap kenapa kepala inspektorat bungkam dari hasil audit yang di jadikan temuan BPK tahun anggaran 2024 kebelakang,  terkait dugaan korupsi salah satu nya Dikpora tahun anggaran 2020,  Selasa Banggai (29/04/2025).

Diketahui teryata oknum Kainspektorat Banggai laut yang berinisial RM pernah menjabat sebagai kepala dinas Dikpora pada tahun 2020 dengan mengelola anggaran ratusan miliar.

Dari narasumber terpercaya yang berinisial RI ex Pegawai dinas Dikpora tahun 2020 menjelaskan "Saya menduga oknum RM ada ketakutan tersendiri karna oknum RM bisa jadi sebagai calon tersangka koruptor berikutnya, mengingat oknum RM bukan hanya kasus Dikpora tahun 2020, bisa saja oknum RM salah gunakan jabatanya untuk membek'up para calon tersangka koruptor agar terhindar dari proses hukum. Terangnya.

Kuat dugaan oknum RM manfaatkan situasi maupun jabatanya untuk perkaya diri sendiri saat menjabat di dinas pendidikan dan olahraga,  di inspektorat saat ini", Tambahnya.

Ia juga berharap "Melalui kerja Para Awak media dan LSM dan Ormas serta rekan CN saya berharap kasus ini dapat diungkap dengan terang dan juga harus dikawal, Agar supaya ada kejelasan dan kepastian hukumnya, kalau perlu tim Tipikor, KPK dan BPK-RI juga bersama Tim Merah Putih dari pusat melakukan pensus kembali di daerah kami, uang negara untuk pembangunan daerah dan kemajuan suatu wilayah menjadi ajang para oknum koruptor untuk memperkaya diri sendiri dan kelompok tertentu, karena budaya korupsi itu sangat jahat disamping merugikan negara juga merugikan Rakyat. "tutupnya.

#Mentri Dalam Negeri 

# KPK

#BPK-RI

#Bareskrim polri 

#DPP Merah Putih 

Reporter liputan CN- Faisal

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kasus Gantung Diri di RSJ Tampan Diduga Petugas Jaga Lalai Mengontrol CCTV

PEKANBARU, SABTANEWS.COM  - Terkait meninggalnya pasien RSJ Tampan yang diduga gantung diri, pihak keluarga korban AN menduga adanya kelalain petugas sehingga pasien gantung diri, ungkap Fiil Kunto ( keluarha dekat almarhum Ahmad Nurhadi )  saat dijumpai untuk memberikan keterangan di Polresta Pekanbaru, Rabu (30/4/2025). "Dimana, berdasarkan rekaman cctv yang ditunjukan Kepolisian kepada kami adanya percobaan gantung diri adik kami tersebut sebanyak dua kali percobaan", ucap Fiil. "Berdasarkan jam di rekaman cctv, percobaan gantung diri pertama terjadi pada hari Jumat (25/4) dipukul 05.46 sore, tapi gagal bunuh dirinya, karena kain atau baju yang dipakai korban melorot. Kemudian diulang lagi mengikat dipukul 05.48 dan dipukul 05.50 barulah diilitan dilehar turun dan menggantung, kemudian dipukul 5.52 badan korban masih bergerak dan gantung diri tersebut dijendela", terang Fiil. "Dan dipukul 05.58 baru ditemukan gantung diri oleh 3 orang petugas dan dinyatakan ...

Ikut Meriahkan HBP ke-61, Sekda Rohul Hadir di Lapas Pasir Pangarayan

PASIR PANGARAYAN, SABTANEWS.COM  - Puncak Hari Bakti Pemasyarakatan (Hbp) ke 61 Tahun 2025 di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Pasir Pangarayan berlangsung khidmat dan meriah pada Senin (28/4/2025). Kegiatan puncak ini dilaksanakan Tasyakuran secara serentak seluruh jajaran Pemasyarakatan Indonesia via zoom meeting. Hadir langsung di Lapas Pasir Pangarayan Bupati Rokan Hulu Anton,S.T.M.M yang diwakilkan Sekretaris Daerah M. Zaki,Ketua Dprd Rokan Hulu Hj Sumiartini, Kepala Kejaksaan Negeri Rokan Hulu, Ketua Pengadilan Negeri Pasir Pengaraian, Ketua Pengadilan Agama Pasir Pengaraian,dan Kepala Kementerian Agama Rohul. Dalam sambutan nya via virtual Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto menyampaikan Enam puluh satu tahun Pemasyarakatan, bukan sekadar hitungan waktu. Ini juga setara dengan ribuan kisah pengabdian, ribuan pekik perjuangan dan tentunya kesediaan tanpa pamrih dari para petugas yang bekerja dalam sunyi, menjaga api pembinaan tetap menyala di tengah ge...

Kejati Riau Geledah Kantor Disdikbud Rohil, Usut Dugaan Korupsi DAK Rp40 Miliar

Serangkaian kegiatan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau menggeledah Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) di Bagansiapiapi, Rabu (30/4/2025). Langkah ini merupakan bagian dari penyidikan kasus dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pembangunan dan rehabilitasi Sekolah Dasar (SD) tahun anggaran 2023. ROKAN HILIR, SABTANEWS.COM – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau menggeledah Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) di Bagansiapiapi, Rabu (30/4/2025). Langkah ini merupakan bagian dari penyidikan kasus dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pembangunan dan rehabilitasi Sekolah Dasar (SD) tahun anggaran 2023. “Penggeledahan dilakukan oleh Tim Penyidik pada Bidang Tindak Pidana Khusus Kejati Riau,” kata Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejati Riau, Zikrullah. Dari penggeledahan itu, penyidik menyita sejumlah dokumen penting dan satu unit laptop yang diduga digunakan untuk menyusun rekapitulasi dana proyek. Data awal m...