JAKARTA, SABTANEWS.COM - Jaksa Agung ST Burhanuddin melakukan mutasi terhadap sejumlah pejabat di lingkungan Korps Adhyaksa. Sebanyak 19 Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) di berbagai wilayah Indonesia resmi berganti posisi. Mutasi dan rotasi tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor KEP-IV-24/C/01/2026 tertanggal 12 Januari 2026. Surat keputusan ini ditandatangani atas nama Jaksa Agung oleh Jaksa Agung Muda Bidang Pembinaan, Hendro Dewanto. Baca Juga Tegas! Jaksa Agung Mutasi 43 Kajari di Indonesia, Salah Satunya Riau, Ini Nama-namanya "Benar (ada mutasi)," kata Kapuspenkum Kejaksaan Agung (Kejagung), Anang Supriatna kepada wartawan, Senin (12/1/2026). Salah satu yang ditunjuk sebagai Kajari ialah Lie Putra Setiawan. Jaksa yang pernah bertugas di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini ditunjuk sebagai Kepala Kejari Blitar. Berikut Daftar 19 Kajari Baru: 1. Kardono Sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Barat Daya 2. Beni Putra Sebagai Ke...
SABTANEWS COM - DAIRI - Bupati Dairi, Vickner Sinaga dan Wakil Bupati, Wahyu Daniel Sagala bersama seluruh kepala OPD, camat dan kepala desa melakukan penertiban para pedagang pasar Sumbul, Selasa, (15/4/2025).
Penertiban awal dipimpin oleh Wakil Bupati, Wahyu Sagala pada Selasa subuh sekitar Pukul 05.00 WIB, di sekitar Jalan Merdeka, Sumbul. Lokasi ini merupakan titik kemacetan akibat para pedagang yang menggunakan badan jalan dan dijadikan tempat berdagang.
Sementara pada siang hari, Bupati, Vickner Sinaga hadir di pasar Sumbul untuk memastikan progres penertiban sebelumnya. Ini merupakan bentuk komitmen bersama agar pasar Sumbul tertata baik.
Disela kunjungannya sembari berbelanja, kepada para pedagang yang mengisi lokasi bangunan baru (balairung), bupati berpesan untuk turut mendukung program dan kebijakan yang dilakukan Pemkab Dairi. Hal, ini merupakan demi kebaikan dan kepentingan bersama.
Penataan dan penertiban para pedagang agar menempati lokasi yang sudah disediakan ini merupakan bentuk dukungan pemerintah agar aktifitas niaga warga tertata baik.
" Ayo, mari sama-sama kita benahi pasar ini. Dukung kami pemerintah, melakukan penertiban adalah agar lokasi pedagang dan pembeli tertata baik. Kalau pedagang tertib menggunakan bangunan yang sudah disediakan, perlahan pembeli pun akan hadir kesana," katanya.
Kepada OPD terkait, seperti Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas PUTR dan yang lainnya, bupati menekankan agar melakukan penertiban secara persuasif, dan mendahulukan komunikasi yang baik.
"Saya pesankan, kepada dinas terkait, usaha ini tidak boleh terhenti, harus konsisten dan berkesinambungan. Lakukan koordinasi dan komunikasi yang baik khususnya kepada masyarakat agar penertiban dapat berjalan dengan baik,"tegas bupati.
Hal itu pun turut disampaikan Wakil Bupati, Wahyu Sagala saat apel persiapan penertiban di pagi hari.
"Mari lakukan penertiban dengan persuasif, berikan edukasi kepada para pedagang, dan masyarakat sekitar pasar. Lakukan komunikasi tanpa menyakiti," kata Wahyu.
Turut hadir Sekda, Charles Bantjin, Dirut PD Pasar, Jhon Toni Dabutar dan jajaran, Ketua TP PKK Kabupaten, Ny Rita Vickner Sinaga, pihak keamanan dari Polsek Sumbul, dan tim Satpol PP. (gandali)
Komentar
Posting Komentar