Kampar, SABTANEWS.COM – Kasus dugaan Tindak pidana pengeroyokan UU Nomor 1 Tahun 1946Tentang KUHP Sebagaimana Dimaksud dalam pasal 170 KUHP dan atau juncto-Subside. Kejadian terjadi di Batu Langka Kecil,kuok,kaputaten Kampar,Riau Pada hari Selasa Tanggal 17 Juni 2025 Sekira Jam 17.00 WIB Pengeroyokan yang dilaporkan oleh Yusuf Teufalexander pada tanggal 17 Juni 2025 dengan laporan Polisi Nomor: LP/B/189/VI/2025/SPKT/POLRES KAMPAR/POLDA RIAU hingga kini masih belum ada kepastian oleh pihak kepolisian. Meskipun telah berlalu kurang lebih sekitar lima bulan sejak laporan dibuat, hingga kini pelapor mengeluhkan bahwa kasus ini belum menunjukkan perkembangan yang signifikan, pelapor berharap pihak kepolisian segera mengambil tindakan konkret untuk menyelesaikan kasus ini. Untuk saat ini di duga pelaku pengeroyokan masih berkeliaran,"Kapolda Riau dan wakapolda Riau harus berani melawan preman yang berkedok ormas yang sudah menganiaya berat masayarakat petani" Dalam dekat ini pel...
Bahas Perkembangan dan Penanganan Kasus TB di Dairi, Wakil Bupati Terima Yayasan Menara Agung Pengharapan Internasional
SABTANEWS COM - DAIRI - Wakil Bupati, Wahyu Daniel pun menyambut baik kerjasama yang sudah terjalin seraya berharap ada progres yang berdampak baik pada penurunan angka penderita Tuberculosis di Kabupaten Dairi.
"Kita berharap ada progres dari kerjasama dan hasil yang sudah dicapai selama ini. Kita ingin tidak lanjut kerjasama kedepan terus berlanjut. Dimana kasus TBC di Dairi masih terholong besar ada sekitar 891 kasus di tahun 2022 dan justru meningkat pada tahun 2023 sekitar 1120 kasus. Dengan meningkatknya kasus ini tentu perlu penanganan yang lebih serius antar seluruh pihak. Terimakasih YMAPI sudah turut ambil peran dalam program ini, " katanya.
Sementara itu dalam laporannya, Elvi Siahaan menyampaikan saat ini, pencapaian TPT di Indonesia masih rendah sehingga kerja sama mitra, pemangku kepentingan, dan komunitas dari berbagai daerah untuk bergabung dalam usaha mengintegrasikan penemuan kasus secara aktif dan menawarkan TPT kepada orang dengan HIV (ODHIV), kontak serumah dan kontak erat dengan pasien TB, dan kelompok berisiko tinggi lainnya sangat dibutuhkan.
Keterlibatan dan kerja sama dari semua pihak kata Elvi akan sangat menentukan keberhasilan dalam upaya mengurangi beban TB di Indonesia dan secara global.
"Kami sangat mengapresiasi, Pemkab Dairi melalui Dinas Kesehatan memberi ruang kerjasama selama ini dengan YMAPI. Kabupaten Dairi salah satu kabupaten terbaik dampingan YMAPI Program Tuberkulosis. Kami mengharapkan masyarakat dan pemerintah dampingan YMAPI kedepan memiliki kemampuan dan kemandirian untuk membangun kondisi sehat ini,"katanya.(Gandali)
Komentar
Posting Komentar