TNI Bersama Bulog Sergab, Dukung Pemerintah Tingkatkan Kesejahteraan Petani


PACITAN, SABTANEWS.COM  - Warga Desa gembong Pacitan merasa terbantu dengan adanya kegiatan serapan gabah oleh Bulog dan TNI yang membeli gabah dari petani seharga Rp 6500 per kg.

"Kami para petani mengucapkan terimakasih kepada bapak TNI dan Bulog, Karena kegiatan ini sangat membatu kami", Ucap Suratman, kepala dusun Pronggo, Desa Gembong, Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan, Selasa (25/03/2025).

Ia pun membandingkan dengan jika menjual ke tengkulak selama ini dengan harga di bawah standart tidak menguntungkan petani.Serapan gabah yang di lakukan hari ini di Dusun pronggo,Desa gembong sejumlah 3.981 kg.

Sementara itu Serda Ahmad Hidayat selaku Babinsa Desa Gembong menerangkan bahwa kegiatan serapan gabah sebagai bentuk kepedulian pemerintan kepada petani.

Dalam hal ini Bapak presiden Prabowo Subianto tidak ingin para petani di rugikan lagi dan kehidupan lebih sejahtera.

"Saya sebagai Babinsa selalu berkolaborasi dengan Pihak Bulog guna mendukung dan menjalankan program pemerintah untuk ketersediaan pangan dan kesejahteraan petani," Tutupnya.

Komentar

POPULER

Sutan Nasomal Presiden Ormas KOMPII Dan Partai POM Ajak Semua Kalangan Bergabung.

Polsek Bukit Raya Gelar Patroli Asmara Subuh, 21 Kendaraan Berknalpot Brong Diamankan

Presiden Prabowo Resmikan Unhan, Wamen Viva Yoga: Mencetak Patriot Bangsa yang Cerdas, Unggul, dan Cinta Tanah Air

Polsek Rokan IV Koto Tangkap Pengedar Sabu di Pondok Kebun Sawit

APBD Runtuh, Pendidikan Dikorbankan: Alarm Keras Kegagalan Kepemimpinan

Kajati Riau Hadiri Buka Puasa Bersama Lembaga Adat Melayu Riau

ASN RS Dinas Lingkungan Hidup Minta Uang BN Dengan janji dapat memasukkan jadi Honorer di Kabupaten Dairi

Polsek Siak Hulu Tangkap Pelaku Narkoba Jenis Pil Extasi Merk Youtobe

Waspada Penipuan WhatsApp, Pelaku Catut Nama dan Foto Rahmat Handayani di Pekanbaru

Ketua DPD KNPI Riau: Kapolda Irjen Herry Heryawan Dapat Sertifikat Penghargaan Dari Ketua KNPI Riau: Usut Tuntas Kematian Seekor Gajah