TAJUK RENCANA oleh Redaksi ilustrasi Defisit APBD Provinsi Riau yang menembus Rp 3,5 triliun terdiri dari defisit anggaran Rp 1,3 triliun dan tunda bayar sebesar Rp 2,2 triliun ini bukan sekadar kegagalan teknokratis dalam pengelolaan keuangan daerah. Ia merupakan indikasi serius kelalaian negara dalam memenuhi kewajiban konstitusional terhadap hak dasar warga, khususnya di sektor pendidikan dan kesehatan. Ketika anggaran tersendat dan layanan publik terganggu, yang dipertaruhkan bukan hanya angka-angka fiskal, melainkan amanat konstitusi. Jika masih ingat dengan pernyataan mantan Gubernur Riau, Syamsuar, dalam debat publik menjadi alarm keras. Ia menegaskan bahwa defisit sebesar ini belum pernah terjadi pada masa gubernur – gubernur sebelumnya dan justru muncul pada masa transisi pemerintahan. Fakta ini bukan sekadar perbandingan politik, melainkan indikator serius kegagalan tata kelola keuangan daerah yang berdampak langsung pada kepentingan publik. Anggaran Bukan Sekadar Kebija...
Terkait mangkrakNya Proyek Pembangunan Gedung DPRD Rohul, Jhon Kanedy Selaku Pimpinan Proyek Bungkam Saat di Konfirmasi Wartawan Sabtanews.com
SABTANEWS COM - ROHUL - Adanya temuan terkait pembangunan Gedung DPRD kabupaten Rokan Hulu Riau wartawan Sabta News kabupaten Rokan Hulu mengkonfirmasi beberapa pemerintah Kabupaten Rokan Hulu melalui via WhatsApp Para pejabat di kabupaten Rokan Hulu.
Namun disayangkan oleh wartawan kami sa'at wartawan kami mencoba konfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp Menanyakan terkait mangkrak nya proyek pembangunan Gedung DPRD kabupaten Rokan Hulu selaku ketua DPRD kabupaten Rokan Hulu Sumartini tidak mau membalas seperti enggan merespon wartawan.
Sangat di sayangkan sikap Para pemerintah Kabupaten Rokan Hulu ini sa'at di mintai keterangan oleh wartawan Sabta News kabupaten Rokan Hulu ketua DPRD kabupaten Rokan Hulu provinsi tidak memberikan komentarnya dan membalas pesan WhatsApp awak media.
Apakah seperti ini sipat seseorang pemimpin di Rokan Hulu begitu juga dengan Jon Kenedy selaku Kontraktor pembangunan Gedung DPRD kabupaten Rokan Hulu tidak menggubris pesan WhatsApp awak media Sabta News.
Apakah pantas seorang pemimpin di negara ini bersikap seperti ini yang tidak merespon wartawan untuk terkait nya kasus mangkrak nya proyek pembangunan Gedung DPRD kabupaten Rokan Hulu.
Ini sudah sangat tidak mencerminkan sosok seorang pemimpin rakyat Indonesia semestinya Pemimpin seperti ini di negara ini yang bisanya cuma mikirin korupsi di Indonesia pantas saja negara ini rugi karena pemimpin nya dari atas sampai bawah sudah membuat lingkaran setan untuk meraih keuntungan Buat pribadi mereka jelas Irwan Efendi Hasibuan Kabiro Sabtanews.com Rokan Hulu .
(TIM)
Komentar
Posting Komentar