Penyambungan Kayu Harus Dilakukan Ahlinya


BOYOLALI, SABTANEWS.COM ,-- Anggota Satgas TMMD Reg ke 123 Kodim 0724/Boyolali Sertu Hari Jumiyanto bersama warga Desa Kalinanas menyambung kayu untuk kuda-kuda atap rumah Kurmin penerima bantuan Rumah Tidak Layak Huni Program TMMD Reguler Ke 123 Kodim 0724/Boyolali warga Desa Kalinanas Kecamatan Wonosamudro Kabupaten Boyolali. Minggu ( 09/03/25)

Sertu Hari Jumianto mengatakan  penyambungan kayu memang harus dilakukan oleh tukang kayu dan ahli. Tidak semua orang bisa. Maka dari itu, Satgas TMMD yang kut membangun rumah Kurmin mencoba membantu Pak Eko untuk itu kayu mula-mula dirapikan pada bagian ujung dengan gergaji. Ukuran kayu disamaratakan dan di bor untuk prosespenyambungan. Antara kayu satu dan lannya dibuatkan lobang untuk baut sambungan. Setelah di perhalus.

Tambah Sertu Hari, tukang kayu itu beda dengan tukang batu, Prosesnya akan membutuhkan ketelitian dan ukuran yang pas rencananya kayu itu akan dijadikan batangan atap ruah untuk penyangga kusen dan reng atap rumah. Semakin bagus sambungan maka semakin bagus pula blandar atap tersebut. Proses ini dikebut untuk dikerjakan. Agar Rumah Asmuri bisa cepat disinggahi dan menjadi rumah yang layak huni,”ujarnya.

(Agus Kemplu)

Komentar

POPULER

Alwis Septian " Melayani Masyarakat di Bulan Puasa Adalah Ibadah Bagi Kami

Polsek Bukit Raya Gelar Patroli Asmara Subuh, 21 Kendaraan Berknalpot Brong Diamankan

Kajati Riau Hadiri Buka Puasa Bersama Lembaga Adat Melayu Riau

Presiden Prabowo Resmikan Unhan, Wamen Viva Yoga: Mencetak Patriot Bangsa yang Cerdas, Unggul, dan Cinta Tanah Air

Kapolres Tanah Karo Terima Kunjungan Silahturahmi LSM LPKN-Tipikor Dengan Penuh Kekeluargaan

Polsek Siak Hulu Tangkap Pelaku Narkoba Jenis Pil Extasi Merk Youtobe

Babinsa Candi Gatak Intensifkan Komsos, Pererat Hubungan dan Jaga Kondusivitas Wilayah

TNI Manunggal Air Satgas TMMD Ke 127 Kodim 0808/Blitar Bangun Sumur Bor untuk Masyarakat

Meski Puasa Dan Bekerja Seharian, Satgas TMMD Ke 127 Kodim 0808/Blitar Tetap Laksanakan Tadarus Di Desa Krisik

Adolf Bastian Kecam Dugaan Intimidasi Kepsek, Tegaskan Pengawasan Harus Profesional