Lepas Secara Sederhana Satgas Penertiban Kawasan Hutan Oleh Kepala Kejaksaaan Tinggi Riau,Ini Pesan nya



PEKANBARU, SABTANEWS.COM - Dilepas secara sederhana, Satgas Penertiban Kawasan, Hutan (PKH) Trim Alpha yang dipimpin Wadan Satgas PKH Brigjen TNI Dodi Triwinarto selaku Dantim resmi dilepas Kajati Riau Akmal Abbas, SH., MH. di kantor Kejati Riau pada Kamis 13 Maret 2025.

Satgas Penertiban Kawasan Hutan Beranggotakan TNI, Kejaksaan, Kemenhan, BPKP, Kemenkeu, Kemenhut, Al R/BPN, Polri dan Kementan, Tim efektif ini langsung menjalankan misi Penertiban Perijinan Dalam Kawasan Hutan ke beberapa Kabupaten/Kota di Wilayah Riau. "Jalankan tugas negara ini dengan penuh rasa tanggung jawab, Bismillahirrahmanirrahim,

Tim Alpha secara resmi saya lepas.!" ungkap Kajati melepas keberangkatan Tim. Pelepasan Satgas PKH Garuda Tim Alpha juga dihadiri langsung Danrem 031/Wirabima beserta jajaran serta bidang Pidsus Kejati Riau. Tim akan menyisir dan menginventarisir seluruh kawasan hutan se wilayah Riau dan akan melakukan langkah cepat & efektif dalam melindungi dan mengembalikan kekayaan negara untuk masyarakat

Komentar

POPULER

Estafet Kepemimpinan di Ujung Menara: Celvin Febriano Resmi Nakhodai HMTP UIR Lewat Mubes 2026

Gawat,!! HS Oknum Guru Sekolah SMA Negeri 3 Torgamba Diduga Palsukan Identitas Demi Lulus PPPK, Kacapdis Rantau Prapat Jangan Diam

Polsek Bukit Raya Gelar Patroli Asmara Subuh, 21 Kendaraan Berknalpot Brong Diamankan

Presiden Prabowo Resmikan Unhan, Wamen Viva Yoga: Mencetak Patriot Bangsa yang Cerdas, Unggul, dan Cinta Tanah Air

Kajati Riau Hadiri Buka Puasa Bersama Lembaga Adat Melayu Riau

Polsek Siak Hulu Tangkap Pelaku Narkoba Jenis Pil Extasi Merk Youtobe

Saka Wirakartika Koramil 11/Kota Pinang Berbagi Takjil di Jalinsum

Tebar Kepedulian di Bulan Suci Ramadhan, Dandim 0210/TU Borong Dagangan UMKM dan Bagikan Takjil Gratis kepada Warga Pengguna Jalan

Korem 031/Wira Bima Bagikan Ratusan Takjil kepada Warga dan Pengendara

Pecat,!! Diduga Oknum Kepala Sekolah SD Negeri 014 Tambusai Korupsi Dana BOS dan Mengaku Pernah Diperiksa KPK Serta Memanipulasi Data Gaji Guru