Polda Riau Target 129 Hektare Jagung


PEKANBARU, SABTANEWS.COM - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, mencanangkan jajarannya dalam melakukan penanaman jagung di lahan seluas 1,2 juta hektare di seluruh Indonesia. Untuk Polda Riau, pengembangan kebun jagung ditargetkan 129 hektare lebih. 

“Targetnya 129 hektare lebih, saya optimis bisa lebih dari itu, bisa 2 kali lipat,” ucap Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal, diwawancarai usai mendampingi Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono, dalam kegiatan penanaman jagung di daerah Okura, Rumbai, Kota Pekanbaru, Senin (3/2).

Iqbal menyebutkan agar tercapainya program ini, tentunya perlu kolaborasi dari seluruh pihak. Baik pemerintah daerah, instansi, perusahaan dan juga masyarakat.

“Besok kita akan ngopi bareng dengan seluruh stakeholder, semua Kapolres, instansi terkait dan perusahaan yang lahannya siap untuk berkolaborasi dengan kita,” jelas Iqbal.

Menurut Iqbal, dalam waktu dekat, sekitar akhir Februari 2025, ada 20 hektare lahan kebun jagung yang siap panen. 20 hektare ini dilakukan penanaman pada periode November 2024 lalu.

“Tentunya ke depan bakal lebih dari itu,” sebutnya.

Sementara itu, Wamentan RI, Sudaryono, menyebut bahwa Provinsi Riau ditarget besar untuk penanaman jagung, juga padi gogo. Hal ini dilakukan dalam swasembada dan ketahanan pangan, sebagaimana yang sudah dicanangkan pemerintah.

Iqbal mengatakan, Kementan RI bersama Polri, sudah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) untuk penanaman jagung dengan target 1,2 juta hektare.

“Hari ini kita gelar secara simbolik di Riau. Provinsi Riau termasuk yang ditarget besar, karena lahan sawitnya besar, perkebunannya besar, sehingga saat peremajaan sawit diharapkan bisa dilakukan tumpang sari dengan jagung dan padi gogo,” ucapnya.

Wamentan menilai, hal ini menjadi bagian dari langkah strategis. Dia melihat seluruh Polda di Indonesia bergeliat semua nanam jagung.

"Polri memiliki peran besar dalam kaitan swasembada pangan khususnya jagung. Karena presiden sudah targetkan tidak impor tahun 2025 ini,” kata Sudaryono.

Namun, untuk melakukan mekanisme tumpang sari, tentunya dilakukan pada umur sawit dan kebun tertentu. Khususnya saat masa peremajaan sawit.

“Tentunya nanti berpindah-pindah. Peremajaan tidak dilaksanakan terus di satu titik perkebunan saja,” ucapnya.

Dia menyampaikan, penanaman jagung dan padi gogo secara tumpang sari, harus dilakukan semua perusahaan sawit, baik yang statusnya BUMN maupun juga swasta. "Juga peremajaan sawit rakyat (PSR) ini juga kita targetkan,” terangnya.

Sudaryono meyakini program swasembada ini bisa berjalan dengan baik dan menghasilkan produksi yang melimpah. Dia mengatakan, bahwa ada beberapa tantangan ke depan, yakni saat masa panen, pasca panen, pengolahan, distribusi, dan sebagainya.

“Kita juga terus berkoordinasi dengan Bulog, karena Bulog jadi perpanjangan tangan pemerintah. Bulog akan menyerap, berapa pasar yang tidak bisa serap,” katanya.

Hal itu bertujuan supaya petani terjaga daya belinya, terjaga pendapatannya. Karena pertanian ini juga memiliki modal.

"Kan ada modal, kemudian nanam, nggak boleh rugi. Kalau rugi nggak semangat, nggak nanam lagi," ucapnya.

Untuk itu, Sudaryono meyakinkan petani bahwa negara akan hadir untuk bersentuhan langsung dengan petani. Di mana, Bulog juga ditugaskan untuk menyerap 10 persen dari seluruh total panen beras, dalam bentuk gabah.

"Bagaimana orang nanam, orang untung,” pungkasnya.

Dalam kegiatan, dilaksanakan pelantikan Pemuda Tani Indonesia Riau, serta pelantikan Perhimpunan Sarjana Pertanian Indonesia (PISPI) Riau. Sejumlah pejabat atau tokoh penting dari pusat dan Provinsi Riau, juga ikut hadir.

(Mediacenter Riau/asn)

Komentar

POPULER

Ketua DPC GRIB JAYA Pekanbaru Audiensi dengan Kabag Umum Setdako Pekanbaru

Perkuat Sinergi di Wilayah, Ketua DPC GRIB JAYA Pekanbaru Audensi dengan Camat Kulim

Keluarga Korban Sampaikan Terima Kasih, Sosok S. Hondro Dinilai Garda Terdepan Pembela Masyarakat Nias di Riau

Polsek Siak Hulu Tangkap Pelaku Narkoba Jenis Pil Extasi Merk Youtobe

Kajati Riau Hadiri Buka Puasa Bersama Lembaga Adat Melayu Riau

Seorang PNS Disdik Labuhan Batu Selatan Bernama 'BORNOK' Diduga Gelapkan Atau Menipu Rekan Kerjanya

Ketua HMI Cabang Pekanbaru, Lorena Tampubolon, Ikuti SEPIM PB HMI 2025, Membangun Konsolidasi, Sinergi, dan Integritas Menuju Indonesia Emas

Polsek Bukit Raya Gelar Patroli Asmara Subuh, 21 Kendaraan Berknalpot Brong Diamankan

Rio Kasairy: Tahun Depan Daging Kurban Ditargetkan Menjangkau DPD PWMOI se-Riau

Dandim 0808/Blitar Laksanakan Sholat Idul Adha di Masjid Agung Kota Blitar, Tekankan Pengamanan Jamaah