PASTIKAN JAJARAN PEGAWAI BERSIH DARI NARKOBA


PEKANBARU, SABTANEWS.COM - Seusai pelaksanaan razia kamar hunian Anak Binaan, pegawai melaksanakan tes urine untuk memastikan tidak satupun dari mereka yang mengonsumsi zat adiktif nan berbahaya tersebut. Lagi-lagi pelaksanaan tes urine ini dilaksanakan selain bentuk komitmen Lembaga Pembinaan Khusus Anak Klas II Pekanbaru dalam memberantas peredaran narkoba, kegiatan ini juga dilaksanakan sebagai aksi nyata dari salah satu dari tiga belas program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Kepala Lembaga Pembinaan Khusus Anak Klas II Pekanbaru, Sukir mengatakan kegiatan ini sebagai deteksi dini masuknya barang terlarang sebab kehadiran barang terlarang bisa mengganggu proses pembinaan. "Kami melakukan tes urine kepada petugas dan Anak Binaan. Jangan sampai ada yang terlibat dengan barang haram ini. Penggunaan barang haram ini akan mempengaruhi proses pembinaan," pungkasnya.

“Kita berupaya penuh untuk memerangi narkoba, diawali dulu dari petugas-petugasnya harus bersih, agar dapat melaksanakan kegiatan pembinaan terhadap para Anak Binaan dengan baik,” tambahnya.

-HUMAS LPKA KLAS II PEKANBARU-

Komentar

POPULER

API Riau Ambil Peran Strategis dalam Suksesnya AHCC 2026: Menguatkan Gembala, Membangun Gereja

Muhammad Yahya Lase Resmi Nahkodai Satgasus DPC GRIB JAYA Pekanbaru, Ketua DPC S Hondro: "Satgasus Harus Solid, Profesional, dan Satu Komando"

KONSOLIDASI PERDANA: KETUA DPC DAN KETUA SATGASUS GRIB JAYA PEKANBARU RUMUSKAN LANGKAH STRATEGIS ORGANISASI

AHCC Pekanbaru 2026: Ketika Pemimpin Dipulihkan, Pelayanan Digerakkan Kembali

Polsek Bukit Raya Gelar Patroli Asmara Subuh, 21 Kendaraan Berknalpot Brong Diamankan

Presiden Prabowo Resmikan Unhan, Wamen Viva Yoga: Mencetak Patriot Bangsa yang Cerdas, Unggul, dan Cinta Tanah Air

Kajati Riau Hadiri Buka Puasa Bersama Lembaga Adat Melayu Riau

Lapas Narkotika Rumbai Ikuti Apel Kesiapan Satgas Anti Narkoba Provinsi Riau

Kadisdik Riau Diwakili Kabid SMA Buka LCC Empat Pilar MPR RI, Tanamkan Nilai Kebangsaan di Kalangan Pelajar

Pekerja Perkebunan di Kabun Minta Haknya Dipenuhi