Jaga Ketangkasan Beladiri, Prajurit Tidur Dalam Yonif 9 Marinir Laksanakan Pertandingan Tinju


BANDAR LAMPUNG, SABTANEWS.COM - TNI AL. Kormar.Brigif 4 Marinir. Yonif 9 Marinir. Prajurit tidur dalam Yonif 9 Marinir mengisi waktu libur dengan hal positif yaitu dengan pertandingan tinju yang dilaksanakan di Sasana Tinju PKOR, Way Halim, Bandar Lampung. Sabtu (22/02/25) 

Olahraga tersebut adalah bentuk dari pembinaan prajurit guna mengisi waktu luang di hari libur dengan tujuan agar meningkatkan skill keahlian dan kemampuan para prajurit Tidur 

Dalam (TD) Yonif 9 Marinir dalam keterampilan beladiri, selain itu manfaat yg diperoleh adalah mulai dari memelihara daya tahan tubuh serta juga dapat bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan fisik dan mental prajurit.

Komandan Batalyon Infanteri 9 Marinir Letkol Marinir Achmad Toripin, S.A.P., M. Tr.Opsla., menyampaikan, 'Kegiatan tersebut bertujuan sebagai sarana refresing prajurit dalam mengisi waktu hari libur dengan hal positif yaitu dengan menjaga keterampilan beladiri tinju guna menunjang kesiapan prajurit sebagai prajurit petarung Korps Marinir dalam menghadapi berbagai macam ancaman untuk membela diri ketika di butuhkan, 'Ujarnya.

(Triyono)

Komentar

POPULER

Alwis Septian " Melayani Masyarakat di Bulan Puasa Adalah Ibadah Bagi Kami

Polsek Bukit Raya Gelar Patroli Asmara Subuh, 21 Kendaraan Berknalpot Brong Diamankan

Kajati Riau Hadiri Buka Puasa Bersama Lembaga Adat Melayu Riau

Presiden Prabowo Resmikan Unhan, Wamen Viva Yoga: Mencetak Patriot Bangsa yang Cerdas, Unggul, dan Cinta Tanah Air

Kapolres Tanah Karo Terima Kunjungan Silahturahmi LSM LPKN-Tipikor Dengan Penuh Kekeluargaan

Polsek Siak Hulu Tangkap Pelaku Narkoba Jenis Pil Extasi Merk Youtobe

Babinsa Candi Gatak Intensifkan Komsos, Pererat Hubungan dan Jaga Kondusivitas Wilayah

TNI Manunggal Air Satgas TMMD Ke 127 Kodim 0808/Blitar Bangun Sumur Bor untuk Masyarakat

Meski Puasa Dan Bekerja Seharian, Satgas TMMD Ke 127 Kodim 0808/Blitar Tetap Laksanakan Tadarus Di Desa Krisik

Adolf Bastian Kecam Dugaan Intimidasi Kepsek, Tegaskan Pengawasan Harus Profesional