Tahun Depan Disdik Pekanbaru Fokus Bangun RKB di Sejumlah Sekolah


Kepala Disdik Kota Pekanbaru Dr H Abdul Jamal M.Pd 

PEKANBARU, SABTANEWS.COM  - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Dinas Pendidikan (Disdik) setempat, di 2025 mendatang bakal fokus membangun atau menambah Ruang Kelas Baru (RKB) di sejumlah sekolah. 

Penambahan RKB sendiri akan diprioritaskan di sekolah yang banyak diminiti pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2024/2025 kemarin. 

"Jadi RKB ini untuk sekolah-sekolah yang di PPDB kemarin banyak yang tidak tertampung (calon peserta didiknya), seperi di SMP 42, kemudian di Rumbai SMP 24," ungkap Kepala Disdik Kota Pekanbaru Dr H Abdul Jamal M.Pd, Senin (4/11/2024). 

Dengan adanya tambahan RKB, kata dia, diharapkan ruangan belajar yang tersedia di tiap sekolah bisa menampung lebih banyak tamatan sekolah dasar pada PPDB 2025/2026. 

"Makanya tahun depan kita ada wacana pembangunan ruang kelas baru. Kalau untuk pembangunan sekolah baru tidak ada," ujar Jamal. 

Sementara untuk tiga SMP baru di antaranya SMPN 50, 51 dan 52, penambahan RKB baru akan diusulkan di 2026 mendatang. 

"Karena ruangan yang ada masih cukup untuk menampung peserta didik. RKB nya dua tahun ke depan masih cukup. Di 2026 baru kita tambah RKB-nya," tutup Jamal. (kominfo6/rd3)

Komentar

POPULER

DPC GRIB JAYA Pekanbaru Serahkan SK Mandat Kepada PAC

Lapas Kelas II A Pekanbaru Bekerjasama dengan Dinas DLHK untuk Mengurai pengelolaan Sanitasi Limbah

Polsek Bukit Raya Gelar Patroli Asmara Subuh, 21 Kendaraan Berknalpot Brong Diamankan

Presiden Prabowo Resmikan Unhan, Wamen Viva Yoga: Mencetak Patriot Bangsa yang Cerdas, Unggul, dan Cinta Tanah Air

Isu Miring,!! 'FYB' Kepsek SD Negeri 002 Tambusai Utara Bantah dan Klarifikasi Terkait Isu Dugaan Penyelewengan Dana BOS

Kajati Riau Hadiri Buka Puasa Bersama Lembaga Adat Melayu Riau

Badan Kesbangpol Toba tinjau Kantor Sekretariat SPI di Lumban Silintong

Rimba Satwa Foundation nyatakan komitmen dukung Green Policing Polda Riau

AMS Desak Kejati Riau Periksa Bupati siak Sebagai Penanggung Jawab Anggaran dan Kepala Dinas PU Siak Atas Proyek Jalan 7,1 Milyar Yang Tidak Sesuai Spek Standar SNI