Langsung ke konten utama

SabtaNews.com Konfirmasi Disdik Riau dan Kejati soal Laporan Dugaan Fee Proyek IFP

Ket foto " Salah satu IFP di salah satu sekolah di SMA N Pekanbaru  PEKANBARU, SABTANEWS.COM  – Media SabtaNews.com melakukan konfirmasi kepada Dinas Pendidikan Provinsi Riau dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau terkait pemberitaan yang telah beredar mengenai laporan dugaan aliran fee proyek pengadaan Interactive Flat Panel (IFP) Tahun Anggaran 2024. Sebelumnya, sejumlah media online memberitakan adanya laporan dari pihak Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) ke Kejati Riau terkait dugaan mark up harga dan komitmen fee proyek pengadaan IFP di lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Riau. Dalam pemberitaan tersebut disebutkan bahwa proyek IFP TA 2024 diduga memiliki nilai komitmen fee tertentu yang dilaporkan mengalir ke sejumlah pihak. Namun demikian, hingga kini belum ada putusan hukum yang menyatakan kebenaran atas dugaan tersebut. Sebagai bentuk pelaksanaan prinsip keberimbangan (cover both sides), SabtaNews.com telah menyampaikan permohonan konfirmasi resmi kepada Bidang Guru dan Te...

Pemprov Riau Raih Nilai Baik dalam Penilaian EPSS 2024


PEKANBARU, SABTANEWS.COM  - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau berhasil meraih hasil postif dalam laporan hasil Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) tahun 2024. Dalam penilaian yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS), Riau memperoleh skor 2,73, yang menempatkannya di kategori “Baik”. 

Dikatakan, Kepala BPS Provinsi Riau Asep Riyadi, capaian ini menjadi bukti nyata dari komitmen Pemprov Riau untuk memperkuat tata kelola data statistik sektoral di daerah. Ia menambahkan, penilaian ini dilakukan secara silang terhadap lintas provinsi.

"Penilaian ini dilakukan lintas provinsi, Pemprov Riau dinilai oleh BPS Bangka Belitung. Sementara BPS Riau menilai Pemprov Sumatera Selatan. Tahun ini alhamdulillah untuk Riau mendapatkan nilai 2,73," katanya di Rumah Dinas Gubernur, Kota Pekanbaru, Kamis (28/11/2024).

Dijelaskan, pada tahun ini terdapat penilaian dari kategori sedang ke tahap baik. Oleh karena itu, adanya hasil positif tersebut Riau dapat semakin meningkatkan sistem statistik sektoral.

"Di mana tahun sebelumnya cuma mencapai 2,14. Jadi ada peningkatan dari predikat sedang, sekarang bahkan disebut sudah baik. Kita upayakan tahun depan semoga bisa lebih baik lagi," jelasnya

Sementara itu, Pj Gubernur Riau (Gubri) Rahman Hadi, menyambut baik atas diberikannya penghargaan tersebut. Ia menerangkan peningkatan ini tentu hasil kolaborasi berbagai pihak, termasuk OPD dan lembaga terkait. 

"Dengan peningkatan ini tentu saja bentuk nyata kerja sama dan kerja keras daripada seluruh elemen yang ada di Pemprov. Termasuk diantaranya dengan teman-teman di Badan Pusat Statistik," terangnya.

Ia juga menambahkan, kedepannya terus bekerja keras agar statistik sektoral di Riau semakin berkualitas dan akurat. Menurutnya, melalui penghargaan tersebut dapat menjadi instrumen penting yang digunakan untuk menilai sejauh mana daerah mampu menyelenggarakan pengelolaan statistik sektoral. 

"Kita berkomitmen dan bersepakat untuk mengawal angka-angka statistik di Provinsi Riau, misalnya adalah angka inflasi dan lain-lain. Nah, kerjasama-kerjasama seperti ini akan berkelanjutan bahkan akan dipermanenkan dalam bentuk formal." pungkasnya.

(Mediacenter Riau/bib)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kasus Gantung Diri di RSJ Tampan Diduga Petugas Jaga Lalai Mengontrol CCTV

PEKANBARU, SABTANEWS.COM  - Terkait meninggalnya pasien RSJ Tampan yang diduga gantung diri, pihak keluarga korban AN menduga adanya kelalain petugas sehingga pasien gantung diri, ungkap Fiil Kunto ( keluarha dekat almarhum Ahmad Nurhadi )  saat dijumpai untuk memberikan keterangan di Polresta Pekanbaru, Rabu (30/4/2025). "Dimana, berdasarkan rekaman cctv yang ditunjukan Kepolisian kepada kami adanya percobaan gantung diri adik kami tersebut sebanyak dua kali percobaan", ucap Fiil. "Berdasarkan jam di rekaman cctv, percobaan gantung diri pertama terjadi pada hari Jumat (25/4) dipukul 05.46 sore, tapi gagal bunuh dirinya, karena kain atau baju yang dipakai korban melorot. Kemudian diulang lagi mengikat dipukul 05.48 dan dipukul 05.50 barulah diilitan dilehar turun dan menggantung, kemudian dipukul 5.52 badan korban masih bergerak dan gantung diri tersebut dijendela", terang Fiil. "Dan dipukul 05.58 baru ditemukan gantung diri oleh 3 orang petugas dan dinyatakan ...

Ikut Meriahkan HBP ke-61, Sekda Rohul Hadir di Lapas Pasir Pangarayan

PASIR PANGARAYAN, SABTANEWS.COM  - Puncak Hari Bakti Pemasyarakatan (Hbp) ke 61 Tahun 2025 di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Pasir Pangarayan berlangsung khidmat dan meriah pada Senin (28/4/2025). Kegiatan puncak ini dilaksanakan Tasyakuran secara serentak seluruh jajaran Pemasyarakatan Indonesia via zoom meeting. Hadir langsung di Lapas Pasir Pangarayan Bupati Rokan Hulu Anton,S.T.M.M yang diwakilkan Sekretaris Daerah M. Zaki,Ketua Dprd Rokan Hulu Hj Sumiartini, Kepala Kejaksaan Negeri Rokan Hulu, Ketua Pengadilan Negeri Pasir Pengaraian, Ketua Pengadilan Agama Pasir Pengaraian,dan Kepala Kementerian Agama Rohul. Dalam sambutan nya via virtual Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto menyampaikan Enam puluh satu tahun Pemasyarakatan, bukan sekadar hitungan waktu. Ini juga setara dengan ribuan kisah pengabdian, ribuan pekik perjuangan dan tentunya kesediaan tanpa pamrih dari para petugas yang bekerja dalam sunyi, menjaga api pembinaan tetap menyala di tengah ge...

Kejati Riau Geledah Kantor Disdikbud Rohil, Usut Dugaan Korupsi DAK Rp40 Miliar

Serangkaian kegiatan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau menggeledah Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) di Bagansiapiapi, Rabu (30/4/2025). Langkah ini merupakan bagian dari penyidikan kasus dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pembangunan dan rehabilitasi Sekolah Dasar (SD) tahun anggaran 2023. ROKAN HILIR, SABTANEWS.COM – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau menggeledah Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) di Bagansiapiapi, Rabu (30/4/2025). Langkah ini merupakan bagian dari penyidikan kasus dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pembangunan dan rehabilitasi Sekolah Dasar (SD) tahun anggaran 2023. “Penggeledahan dilakukan oleh Tim Penyidik pada Bidang Tindak Pidana Khusus Kejati Riau,” kata Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejati Riau, Zikrullah. Dari penggeledahan itu, penyidik menyita sejumlah dokumen penting dan satu unit laptop yang diduga digunakan untuk menyusun rekapitulasi dana proyek. Data awal m...