*Cegah Penyelundupan di Malam Hari, Satgas Pamtas Yonzipur 5/ABW Laksanakan Sweeping di Perbatasan RI-Mly*



KAPUAS HULU, SABTANEWS.COM  - Dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah perbatasan, Satgas Pamtas Pos Kapar melaksanakan sweeping kendaraan bermotor untuk mencegah penyelundupan narkoba dan minuman keras, tepatnya di Dusun Kapar, Desa Sungai Senunuk, Kecamatan Batang Lupar, Kapuas Hulu, Selasa (19/11/2024).

Operasi sweeping kendaraan bermotor di wilayah perbatasan RI-Malaysia ini dilakukan sebagai bagian dari pengamanan dan pencegahan aktivitas ilegal seperti penyelundupan barang terlarang, termasuk narkoba dan minuman keras.

Operasi ini dilaksanakan pada malam hari, hal ini menunjukkan upaya intensif untuk menjaga keamanan perbatasan​​.

Tujuannya adalah mencegah masuknya narkoba, senjata tajam, dan barang ilegal lainnya yang sering dipindahkan saat kondisi gelap. Patroli ini juga melibatkan masyarakat setempat untuk melaporkan aktivitas mencurigakan​​​​.

"Operasi seperti ini dilakukan secara berkelanjutan sebagai upaya mempertahankan kedaulatan dan keamanan nasional. Selain memeriksa kendaraan, petugas juga meningkatkan patroli di titik-titik rawan". Tutup Danpos. (Pen Yonzipur 5/ABW)

Komentar

POPULER

Alwis Septian " Melayani Masyarakat di Bulan Puasa Adalah Ibadah Bagi Kami

Polsek Bukit Raya Gelar Patroli Asmara Subuh, 21 Kendaraan Berknalpot Brong Diamankan

Kajati Riau Hadiri Buka Puasa Bersama Lembaga Adat Melayu Riau

Presiden Prabowo Resmikan Unhan, Wamen Viva Yoga: Mencetak Patriot Bangsa yang Cerdas, Unggul, dan Cinta Tanah Air

Kapolres Tanah Karo Terima Kunjungan Silahturahmi LSM LPKN-Tipikor Dengan Penuh Kekeluargaan

Polsek Siak Hulu Tangkap Pelaku Narkoba Jenis Pil Extasi Merk Youtobe

Babinsa Candi Gatak Intensifkan Komsos, Pererat Hubungan dan Jaga Kondusivitas Wilayah

TNI Manunggal Air Satgas TMMD Ke 127 Kodim 0808/Blitar Bangun Sumur Bor untuk Masyarakat

Meski Puasa Dan Bekerja Seharian, Satgas TMMD Ke 127 Kodim 0808/Blitar Tetap Laksanakan Tadarus Di Desa Krisik

Adolf Bastian Kecam Dugaan Intimidasi Kepsek, Tegaskan Pengawasan Harus Profesional