TAJUK RENCANA oleh Redaksi ilustrasi Defisit APBD Provinsi Riau yang menembus Rp 3,5 triliun terdiri dari defisit anggaran Rp 1,3 triliun dan tunda bayar sebesar Rp 2,2 triliun ini bukan sekadar kegagalan teknokratis dalam pengelolaan keuangan daerah. Ia merupakan indikasi serius kelalaian negara dalam memenuhi kewajiban konstitusional terhadap hak dasar warga, khususnya di sektor pendidikan dan kesehatan. Ketika anggaran tersendat dan layanan publik terganggu, yang dipertaruhkan bukan hanya angka-angka fiskal, melainkan amanat konstitusi. Jika masih ingat dengan pernyataan mantan Gubernur Riau, Syamsuar, dalam debat publik menjadi alarm keras. Ia menegaskan bahwa defisit sebesar ini belum pernah terjadi pada masa gubernur – gubernur sebelumnya dan justru muncul pada masa transisi pemerintahan. Fakta ini bukan sekadar perbandingan politik, melainkan indikator serius kegagalan tata kelola keuangan daerah yang berdampak langsung pada kepentingan publik. Anggaran Bukan Sekadar Kebija...
SABTANEWS COM - DAIRI - Untuk memeriahkan perayaan Hari Sumpah Pemuda ke-96, Pemerintah Kabupaten Dairi menyelenggarakan Kirab Budaya Kepemudaan, Senin (28/10/2024) dengan Rute Kantor Bupati Dairi - Batang Beruh - Gedung Olahraga Sidikalang.
Dalam pemberangkatan kirab tersebut, Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Dairi Jonny Hutasoit menyampaikan apresiasi kepada seluruh kontingen yang telah memeriahkan Peringatan Hari Sumpah Pemuda sebagai wujud semangat nasionalisme dan patriotisme.
“Kiranya kegiatan ini dapat mengingatkan kita akan semangat persatuan di tengah keberagaman yang ada. Membangun kreativitas di kalangan pemuda-pemudi, khususnya di Dairi," katanya.
Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Alfriansyah Ujung, selaku organisasi yang dipilih sebagai Panitia Hari Sumpah Pemuda ke 96 di Dairi, menyampaikan kirab ini terdiri dari sekolah setingkat SMA dan organisasi kepemudaan dengan total lebih kurang 30 kontingen.
"Pelaksanaan Kirab Budaya Kepemudaan untuk melestarikan budaya yang melihatkan pemuda-pemudi sebagai penerus bangsa. Ini juga untuk menyelaraskan bahwasanya pemuda adalah garda terpenting dalam pembangunan. Kita berharap agar seluruh pemuda, khususnya di Kabupaten Dairi, semakin sadar akan pentingnya peran mereka dalam pembangunan bangsa dan negara ini," katanya.
Kita juga berharap, lanjut Alfriansyah, agar para pemuda dapat menghindari kenalakan-kenakalan seperti narkoba, pergaulan bebas, serta semakin berperan aktif dalam membangun negara Indonesia khususnya Kabupaten Dairi. (Gandali)
Komentar
Posting Komentar