PEKANBARU, SABTANEWS.COM — Ditlantas Polda Riau menggelar apel jam pimpinan dalam rangka kesiapan pelaksanaan Operasi Zebra Lancang Kuning 2025, Sabtu (29/11), yang berlangsung di halaman Samsat Kota Pekanbaru. Kegiatan ini tidak hanya menegaskan kesiapan operasional lalu lintas, namun juga menjadi wujud kepedulian sosial melalui penyerahan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak Siklon Tropis Senyar di Provinsi Sumatera Barat dan sejumlah wilayah Sumatera lainnya. Apel dipimpin oleh Dirlantas Polda Riau KBP Taufiq Lukman Nurhidayat, S.I.K., M.H., didampingi Wadirlantas Polda Riau AKBP Budi Setiyono. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Pejabat Utama Ditlantas, para Kepala Seksi, perwira, personel, ASN Ditlantas, serta personel Satker Polda Riau yang terlibat Operasi Zebra Lancang Kuning 2025. Dalam arahannya, Dirlantas menekankan pentingnya kesiapsiagaan personel dalam mendukung kelancaran arus lalu lintas menjelang Operasi Lilin 2025. Ia juga mengajak seluruh jajaran untuk te...
Wujudkan Koperasi Sehat, Pj Bupati Surung Charles Bantjin Buka Diklat Penilaian Manajerial Koperasi Berbasis SKKNI
SABTANEWS COM - DAIRI - Penjabat (Pj) Bupati Dairi, Surung Charles Bantjin menghadiri sekaligus membuka diklat penilaian manajerial kepada 25 orang pengurus koperasi berbasis Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) di PLUT UKM Kabupaten Dairi, Senin (2/9/2024).
Acara tersebut diselenggarakan Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Perindagkop) dan UKM Kabupaten Dairi.
Pj Bupati Dairi, Surung Charles Lamhot Bantjin saat membuka acara tersebut menyampaikan diklat SKKNI sangat dibutuhkan mengingat masih banyak pengurus koperasi yang tidak tahu tugas dan fungsinya sebagai pengelola koperasi.
"Untuk itulah diperlukan diklat ini, dan merupakan salah satu dukungan Pemerintah untuk memberikan motivasi pagi para pengelola koperasi, sehingga kualitas koperasi dan keprofesionalan pengelola koperasi di Kabupaten Dairi dapat ditingkatkan," ujar Pj Bupati Dairi.
Menurut Pj Bupati, pemerintah harus dorong koperasi ini bisa terus meningkatkan kualitasnya. Karena seperti kita tau, pada saat terjadi Covid-19, Koperasi dan UMKM adalah salah satu yang mampu bertahan saat itu.
"Jadi kita harus dorong supaya koperasi ini bisa semakin maju sesuai dengan aturan," jelasnya.
Selanjutnya dikatakan, Pj Bupati, untuk mewujudkan koperasi yang sehat, kuat dan mandiri dibutuhkan tata kelola koperasi yang baik hal ini tergantung kepada SDM pengurus, ketatnya pengawasan yang dilakukan oleh Badan Pengawas Koperasi dan keterlibatan dan dukungan seluruh anggota di dalam partisipasi di seluruh bidang usaha koperasi.
"Tanpa itu semua tujuan koperasi yang sehat, kuat serta kesejahteraan koperasi untuk seluruh anggotanya tidak akan bisa tercapai," tuturnya. (Gandali)
Komentar
Posting Komentar