Langsung ke konten utama

Fokus Jaga Stabilitas Harga Dan Pasokan, Dandim 0808 Bersama Forkopimda Kota Blitar Hadiri Zoom Meeting GPM Serentak

BLITAR, SABTANEWS.COM  – Pemerintah Kota Blitar bersama jajaran Forkopimda mengikuti Zoom Meeting Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak Se-Indonesia Tahun 2025, Sabtu (30/8/2025). Kegiatan yang dipusatkan di Balai Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar ini dihadiri sekitar 150 peserta dari berbagai unsur pemerintah dan masyarakat. Acara dimulai dengan penjualan sembako murah untuk masyarakat sekitar, dilanjutkan dengan video conference bersama pemerintah pusat. Dalam kesempatan tersebut, Presiden RI melalui Menteri Dalam Negeri, Menteri Perdagangan, dan Menteri Pertanian menyampaikan arahan strategis terkait pengendalian harga pangan, distribusi beras melalui Bulog, hingga target swasembada pangan empat tahun ke depan. Walikota Blitar, H. Syauqul Muhibbin, S.H.I, menyampaikan bahwa GPM merupakan bagian dari komitmen daerah dalam mendukung program nasional menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan. “Dengan adanya GPM ini, kita harapkan harga kebutuhan pokok tetap stabil, terutama beras,...

Merapatkan Diri kepada Seluruh Simpul di Riau, Abdul Wahid Balon Gubernur Riau Bersama Ustad Somat Taja Ngopi Bareng Masyarakat dan Pers Indonesia di Riau


PEKANBARU, SABTANEWS.COM  ----- Bersama Ustad Abdul Somad (UAS), Arwin AS Mantan Bupati Siak, Tokoh Rohil Asri Auzahar, Fadila Saputra Tim Relawan sekaligus Dewan Pertimbangan DPP AMI dan lainnya, Bakal Pasangan Calon  (Bapaslon) Gubernur Riau Abdul Wahid taja giat ngopi bareng di kedai kopi Bengkalis Arengka dan di Kedai Rumpun yang berlokasikan Jalan Soekarno- Hatta. Jumat (13/9/24) pukul 09.00 WIB

Dalam kegiatan yang ditaja Balon Gubernur Riau, terlihat hadir Arwin AS mantan Bupati Siak, Asri Auzhar Tokoh Melayu Rokan Hilir, Masyarakat dan Insan pers dari berbagai media online/elektronik cetak dan Organisai Pers yang ada di Provinsi Riau 

Kegiatan ngopi bareng yang ditaja Balon Gubernur Riau, tidak hanya dilakukan di kedai Kopi Rumpun saja, melainkan kedai Kopi Bengkalis yang ditaja pada hari yang sama pada pukul 08.00 - 08.40 Wib. 

Tampak terlihat di lokasi giat dipadati oleh ratusan masyarakat, insan pers dari berbagai daerah kabupaten/kota yang ada di provinsi Riau. 

Abdul Wahid, dalam sapaannya mengatakan " Hari ini kami ingin menyapa masyarakat semua yang hadiri, jika kedatangan kami mengganggu aktifitas masyarakat Riau dan para pers yang ada di Riau. Kehadiran kami disini, ingin mengenal masyarakat dan pers yang ada di Riau menjadi lebih dekat lagi dan apa yang disampaikan masyarakat dan pers menjadi sebuah masukan yang kedepannya akan menjadi masukan bagi kami untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat dan pers Indonesia yang ada di Riau. 

Kemudian, UAS dalam kesempatan tersebut mengajak bersama untuk mengenali calon pemimpin yang akan dipilih, yang pertama adalah kenali dulu sosoknya. Jangan sampai membeli kucing dalam karung.

"Sebelum memilih pemimpin, kenali dulu calonnya. Jangan sampai seperti beli kucing dalam karung. Kami sudah kenal lama, saya tahu track recordnya, pak Wahid ini tidak ada masalah hukum, tata kramanya juga bagus, cepat tanggap keluhan masyarakat," katanya.

UAS juga berharap, jika nantinya Abdul Wahid dan SF Hariyanto dipercaya menjadi pemimpin Riau, prioritas utama yang dilakukan yakni pembenahan insfrastruktur, karena ia menilai masih banyak jalan-jalan di Riau yang mengalami kerusakan.

Dan UAS juga mengatakan, bahwa dirinya all out memenangkan Abdul Wahid. "Pagi ini kita ngopi bersama masyarakat dan pers dengan simpul relawan dengan kita berkeliling menjumpai para datuk, tokoh masyarakat dan pers untuk bersama Kita memenangkan Abdul Wahid," ucap Ustad Abdul Somad 

Dalam giatan ngopi bersama diatas pula, Ismail Sarlata Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Aliansi Media Indonesia (DPP-AMI) yang turut hadir, mengajukan satu pertanyaan kepada Abdul Wahid Balon Gubernur Riau. 

" Jika bapak duduk nantinya sebagai Gubernur Riau, apa yang harus dilakukan terhadap pers Indonesia yang ada di Riau?. Agar Pers di Riau tidak bungkam karena lahir produk pemerintah sepertihalnya Pergub yang membatasi media-media di Riau sehingga perusahaan pers di Riau menjadi mati. " tanya Ismail Sarlata Ketua Umum DPP AMI

Sementara didalam Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers pasal 9 setiap warga negara Indonesia berhak mendirikan perusahaan pers Indonesia yang berbadan hukum Indonesia, dan pada pasal 10 jelas mengatakan kesejahteraan wartawan ditanggung oleh perusahaan pers, bagaimana bisa pelaku usah pers dapat meningkatkan kesejahteraan wartawan jika pemerinta Riau melahirkan produknya berupa Peraturan Gubernur tentang pers yang dapat membunuh dan/atau membongkar perusahaan pers yang ada di Riau. tutup dan beber Ismail Sarkara

Abdul Wahid mengatakan, " Pemerintah Riau harus siap di kritik oleh masyarakat dan Pers, serta dirinya yang dipercayakan masyarakat sebagai Gubernur Riau untuk 5 tahun kedepan siap memperhatikan pers tidak ada pembatasan terhadap pers, karena pers merupakan pilar ke 4 Demokrasi dalam mewujudkan pembangunan. ' ucap dan tutup Abdul Wahid dengan senyum sapanya.....(Jimmy) 

Sumber : DPP AMI

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kasus Gantung Diri di RSJ Tampan Diduga Petugas Jaga Lalai Mengontrol CCTV

PEKANBARU, SABTANEWS.COM  - Terkait meninggalnya pasien RSJ Tampan yang diduga gantung diri, pihak keluarga korban AN menduga adanya kelalain petugas sehingga pasien gantung diri, ungkap Fiil Kunto ( keluarha dekat almarhum Ahmad Nurhadi )  saat dijumpai untuk memberikan keterangan di Polresta Pekanbaru, Rabu (30/4/2025). "Dimana, berdasarkan rekaman cctv yang ditunjukan Kepolisian kepada kami adanya percobaan gantung diri adik kami tersebut sebanyak dua kali percobaan", ucap Fiil. "Berdasarkan jam di rekaman cctv, percobaan gantung diri pertama terjadi pada hari Jumat (25/4) dipukul 05.46 sore, tapi gagal bunuh dirinya, karena kain atau baju yang dipakai korban melorot. Kemudian diulang lagi mengikat dipukul 05.48 dan dipukul 05.50 barulah diilitan dilehar turun dan menggantung, kemudian dipukul 5.52 badan korban masih bergerak dan gantung diri tersebut dijendela", terang Fiil. "Dan dipukul 05.58 baru ditemukan gantung diri oleh 3 orang petugas dan dinyatakan ...

Ikut Meriahkan HBP ke-61, Sekda Rohul Hadir di Lapas Pasir Pangarayan

PASIR PANGARAYAN, SABTANEWS.COM  - Puncak Hari Bakti Pemasyarakatan (Hbp) ke 61 Tahun 2025 di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Pasir Pangarayan berlangsung khidmat dan meriah pada Senin (28/4/2025). Kegiatan puncak ini dilaksanakan Tasyakuran secara serentak seluruh jajaran Pemasyarakatan Indonesia via zoom meeting. Hadir langsung di Lapas Pasir Pangarayan Bupati Rokan Hulu Anton,S.T.M.M yang diwakilkan Sekretaris Daerah M. Zaki,Ketua Dprd Rokan Hulu Hj Sumiartini, Kepala Kejaksaan Negeri Rokan Hulu, Ketua Pengadilan Negeri Pasir Pengaraian, Ketua Pengadilan Agama Pasir Pengaraian,dan Kepala Kementerian Agama Rohul. Dalam sambutan nya via virtual Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto menyampaikan Enam puluh satu tahun Pemasyarakatan, bukan sekadar hitungan waktu. Ini juga setara dengan ribuan kisah pengabdian, ribuan pekik perjuangan dan tentunya kesediaan tanpa pamrih dari para petugas yang bekerja dalam sunyi, menjaga api pembinaan tetap menyala di tengah ge...

Kejati Riau Geledah Kantor Disdikbud Rohil, Usut Dugaan Korupsi DAK Rp40 Miliar

Serangkaian kegiatan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau menggeledah Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) di Bagansiapiapi, Rabu (30/4/2025). Langkah ini merupakan bagian dari penyidikan kasus dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pembangunan dan rehabilitasi Sekolah Dasar (SD) tahun anggaran 2023. ROKAN HILIR, SABTANEWS.COM – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau menggeledah Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) di Bagansiapiapi, Rabu (30/4/2025). Langkah ini merupakan bagian dari penyidikan kasus dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pembangunan dan rehabilitasi Sekolah Dasar (SD) tahun anggaran 2023. “Penggeledahan dilakukan oleh Tim Penyidik pada Bidang Tindak Pidana Khusus Kejati Riau,” kata Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejati Riau, Zikrullah. Dari penggeledahan itu, penyidik menyita sejumlah dokumen penting dan satu unit laptop yang diduga digunakan untuk menyusun rekapitulasi dana proyek. Data awal m...