PEKANBARU, SABTANEWS.COM - Keluarga besar Squad Hoyaxx sukses menggelar kegiatan Kopi Darat (Kopdar) Perdana di awal tahun 2026, Bertempatan di Angkringan Jalan Diponegoro, Kota Pekanbaru, Riau. Pada hari Sabtu Malam (17 Januari 2026). Sebagai salah satu agenda pembukaan awal tahun, Kopi Darat (Kopdar) bersama ini diisi dengan beragam kegiatan yang diawali dengan silaturahmi antar anggota. Antusiasme anggota terlihat dari tingginya kehadiran peserta, sebanyak 10 unit milik anggota Squad Hoyaxx memadati area parkir dan berjejer rapi, menciptakan pemandangan yang menarik perhatian pengguna jalan di kawasan Diponegoro. Suasana kebersamaan terasa semakin kental saat seluruh peserta berkumpul sambil menikmati secangkir kopi, Acara dimulai pukul 20:00 WIB, Dengan sambutan dari Ketua Squad Hoyaxx, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan mengenai rencana agenda kegiatan Squad Hoyaxx selama satu tahun kedepan. Dalam kesempatan tersebut, Ketua Squad Hoyaxx menegaskan bahwa komunitas ini bukan seke...
Dukung Redistribusi Tanah, Pj Bupati Surung Charles Bantjin Pimpin Sidang Gugus Tugas Reforma Agraria Tahun 2024
SABTANEWS COM - DAIRI - Penjabat (Pj) Bupati Dairi Surung Charles Bantjin didampingi Penjabat Sekretaris Daerah Jonny Hutasoit, dan Plh Asisten perekonomian dan pembangunan Juliawan Rajagukguk memimpin kegiatan sidang Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) di ruang rapat Bupati, Kamis (19/9/2024).
Sidang tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mendukung redistribusi tanah tahun anggaran 2024.
Pj Bupati Surung Charles Bantjin menyampaikan, pemerintah mengucapkan terimakasih dan memberikan dukungan penuh kepada Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Dairi atas program redistribusi tanah yang di laksanakan di Desa Tanah Pinem, Desa Lau Kersik, Desa Gunung Tua Kecamatan Tanah Pinem, dan Desa Bangun l Kecamatan Parbuluan.
"Kita berharap kegiatan redistribusi tanah yang dilaksanakan kementerian ATR/BPN ini dapat selesai dengan tepat waktu, tepat tujuan, dan tepat sasaran dan nantinya bisa sampai dengan terbit sertifikat sesuai dengan objek dan subjek yang sudah ditetapkan," ujarnya.
Surung Charles Bantjin menjelaskan, idealnya setiap masyarakat yang menguasai sebuah bidang tanah harus memiliki sertifikat supaya memiliki dasar dan kekuatan hukum terhadap atas kepemilikan tanah itu.
"Dengan kegiatan redistribusi tanah ini yang merupakan bagian dari Reforma Agraria, bukan hanya mengurangi ketimpangan penguasaan, pemilikan penggunaan dan pemanfaatan tanah namun juga untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang terdiri dari penataan aset dan penataan akses," katanya.
Melalui kegiatan redistribusi tanah ini Pj Bupati berharap tahun ini juga bisa selesai penerbitan sertifikat oleh BPN, sehingga bisa dimanfaatkan masyarakat untuk akses permodalan melalui perbankan. Hal ini juga perlu pendampingan dan dorongan dari OPD terkait, baik seperti Dinas Perindagkop dan Dinas Pertanian.
Pj Bupati juga menegaskan kepada kepala desa dan camat agar dapat berkoordinasi dan melakukan pendampingan dengan BPN sehingga program redistribusi tanah berjalan dengan baik.
Turut Hadir dalam kegiatan ini Asisten Administrasi Umum Oloan Hasugian, Kepala BPN Dairi Daud Wijaya Sitorus, pimpinan OPD dan kepala desa. (Gandali)
Komentar
Posting Komentar