PEKANBARU, SABTANEWS.COM — Upaya Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru dalam mengurai kemacetan di sejumlah ruas jalan utama patut diapresiasi. Melalui rekayasa lalu lintas yang dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan sejak 2015 hingga 2025, Dishub dinilai berhasil menjawab persoalan klasik kemacetan tanpa menimbulkan gejolak di tengah masyarakat. Sekretaris DPP Solidaritas Pers Indonesia (SPI), Sabam Tanjung, menyampaikan apresiasi atas konsistensi Dishub Pekanbaru dalam menata lalu lintas, perparkiran, penerangan jalan, hingga pengelolaan transportasi umum seperti Trans Metro Pekanbaru. “Salah satu contoh nyata keberhasilan itu terlihat di Kawasan Kompleks Masjid Agung An-Nur. Puluhan tahun kawasan ini selalu macet, terutama pagi dan sore hari saat aktivitas sekolah dan masyarakat. Namun dengan rekayasa yang tepat, kemacetan bisa terurai tanpa kekecewaan warga,” ujar Sabam. Rekayasa Masjid Agung Jadi Titik Awal Pada 2015, Dishub Pekanbaru melakukan rekayasa lalu lintas di kaw...
MEDAN, SABTANEWS.COM -- Tim Putri Jawa Tengah (Jateng) 1 Putri berhasil mengalahkan Jawa Barat (Jabar) dengan skor 2-1, pada PON XXI, Aceh-Sumut 2024, cabang olahraga (Cabor) Voli Pasir, di Pantai Situngkir, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, Rabu (11/9/2024).
Kemenangan yang diperoleh Tim Jateng ini, usai pertarungan sengit hingga tiga set pertandingan. Meskipun sempat diguyur hujan, namun tidak mematahkan semangat kedua tim untuk menyelesaikan pertandingan.
Usai pertandingan, Devi Melinda Novitasari, salah satu atlet Voli Pasir asal Jateng mengatakan bahwa dirinya juga telah pernah mengikuti PON, yakni saat Papua menjadi tuan rumah. "Saat itu, gugur di delapan besar," sambungnya.
Devi menjelaskan, untuk mengikuti PON XXI pada tahun 2024 ini, mereka telah mempersiapkan diri lewat Pelatihan Daerah. Dimana lanjut Devi, yang mengikuti pelatihan berdasarkan pemilihan.
"Mulai Januari, desentralisasi di daerah masing-masing dulu, habis itu mulai juni akhir, baru desentralisasi di satu titik daerah gitu," terang Devi.
Devi dan Della telah menjalani tiga kali pertandingan sejak hari pertama pembukaan Cabor Voli Pasir ini. Maka pihaknya harus menjalani satu pertandingan penyisihan lagi, sebelum delapan besar, semifinal, dan final. “Untuk lawan semua sama, tentu sama-sama kuat semua," sebutnya.
Ia mengaku baru pertama sekali berkunjung ke Sumatera Utara, khususnya kawasan Danau Toba. Sehingga kesan takjub atas keindahan alam Samosir awali kedatangannya bersama dengan Tim.
“Wow banget pemandangannya, bagus banget, terus sejuk disini, enak,” kata Devi.
Selain keindahan alam, Devi juga menyebut bahwa keramahan masyarakat yang ada di Samosir, menjadi hal pelengkap aktivitas mereka.
Devi sempat berkaca-kaca, saat diberikan kesempatan memohon doa kepada ibunda tersayangnya, yang kemudian diiringi senyum dan tawa.
"Untuk ibu, doakan semoga kami bisa juara. Masyarakat jawa tengah, mohon doanya, untuk hasil yang terbaik, amin," pungkasnya.
FOTO : PB PON XXI Sumut/Ambrosius Simbolon

Komentar
Posting Komentar