*Siapkan Satuan Jelang Pemilu, Yonif 132/Bima Sakti Laksanakan Latihan PHH*


KAMPAR, SABTANEWS.COM - Yonif 132/Bima Sakti mempersiapkan diri jelang Pilkada 2024 dengan melakukan latihan Penanggulangan Huru Hara (PHH). Latihan tersebut bertujuan untuk memastikan peran TNI dalam mengawal pemilu tetap tertib. Kegiatan berlangsung di Lapangan Mako Yonif 132/BS, Kec. Salo, Kabupaten Kampar, Riau. Selasa sore (28/08/2024).

Danyonif 132/Bima Sakti Letkol Inf Bambang Budi Hartanto menjelaskan tujuan dilaksanakan Latihan Penanggulangan Huru Hara (PHH) tersebut untuk melatih kemampuan Prajurit dalam rangka menangani dan menanggulangi Huru Hara sebagai antisipasi menjelang Pemilu.

"Diharapkan dengan latihan PHH ini dan didukung kemampuan para prajurit, dapat melaksanakan tugasnya dengan baik sesuai dengan harapan Komando Atas sehingga bisa mendukung pengamanan demi terciptanya Pemilu yang aman dan damai." ujar Danyonif 132/BS.

Materi Pelatihan PHH diisi dengan materi latihan gerakan dasar PHH dari persiapan sampai pergerakan yaitu desak maju, dorong maju dan sikap berlindung serta formasi pergerakan PHH lainnya.

Komentar

POPULER

Puluhan Aduan Masuk ke GRIB Jaya, Hondro Minta Pemprov Riau Evaluasi Pelaksanaan SPMB 2026

Presiden Prabowo Resmikan Unhan, Wamen Viva Yoga: Mencetak Patriot Bangsa yang Cerdas, Unggul, dan Cinta Tanah Air

Kajati Riau Hadiri Buka Puasa Bersama Lembaga Adat Melayu Riau

Polsek Bukit Raya Gelar Patroli Asmara Subuh, 21 Kendaraan Berknalpot Brong Diamankan

Polsek Siak Hulu Tangkap Pelaku Narkoba Jenis Pil Extasi Merk Youtobe

2 (Dua) Orang Anak Kurang Mampu Sakit Sejak Lahir Belum Dapat Perhatian Pemerintah, Ini Yang Dilakukan Srikandi GRIB Jaya Pekanbaru

DPD PWMOI Kota Pekanbaru Buka Posko Pengaduan SPMB 2026 dan Meminta Walikota Pekanbaru Prioritaskan Anak Yatim Piatu Untuk Sekolah di Domisili Mereka

GOTONG ROYONG GREEN POLICING RT 01/RW 13 BERLANGSUNG SUKSES, PERERAT SINERGI MASYARAKAT, PEMERINTAH, POLRI DAN TNI

Ombudsman Riau Apresiasi Pelaksanaan SPMB 2026, Ingatkan Sekolah Patuhi Kuota

BPMP Riau: Kuota Afirmasi Wajib 30 Persen, Kepala Sekolah Diminta Proaktif Dampingi Siswa Kurang Mampu