TAJUK RENCANA oleh Redaksi ilustrasi Defisit APBD Provinsi Riau yang menembus Rp 3,5 triliun terdiri dari defisit anggaran Rp 1,3 triliun dan tunda bayar sebesar Rp 2,2 triliun ini bukan sekadar kegagalan teknokratis dalam pengelolaan keuangan daerah. Ia merupakan indikasi serius kelalaian negara dalam memenuhi kewajiban konstitusional terhadap hak dasar warga, khususnya di sektor pendidikan dan kesehatan. Ketika anggaran tersendat dan layanan publik terganggu, yang dipertaruhkan bukan hanya angka-angka fiskal, melainkan amanat konstitusi. Jika masih ingat dengan pernyataan mantan Gubernur Riau, Syamsuar, dalam debat publik menjadi alarm keras. Ia menegaskan bahwa defisit sebesar ini belum pernah terjadi pada masa gubernur – gubernur sebelumnya dan justru muncul pada masa transisi pemerintahan. Fakta ini bukan sekadar perbandingan politik, melainkan indikator serius kegagalan tata kelola keuangan daerah yang berdampak langsung pada kepentingan publik. Anggaran Bukan Sekadar Kebija...
Jakarta – . Dalam rangka mendukung latihan bersama Super Garuda Shield di Baturaja, Sumatera Selatan, Batalyon Kopasgat 467, Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa (29/08/2024), mengadakan kegiatan pelipatan Parasut Udara Orang (PUO) tipe MC1-1C, hasil produksi PT. LBP. Sebanyak 23 set parasut dipersiapkan dengan cermat, melibatkan dua personel Rigger dari Sathar 72, yaitu Serma Gunawan dan Pratu Al Makrub. Keduanya bertanggung jawab dalam pengawasan dan pengecekan proses pelipatan parasut untuk memastikan kelayakan dan kesesuaian prosedur.
Pelipatan parasut yang dilakukan di Yonko 467 Lanud Halim Perdanakusuma ini merupakan bagian penting dari persiapan penerjunan. Serma Gunawan dan Pratu Al Makrub turut memastikan bahwa baik parasut utama maupun cadangan telah dilipat dengan benar dan siap digunakan dalam operasi. Kehadiran mereka menjadi kunci dalam menjaga keselamatan dan kelancaran latihan.
Latihan penerjunan yang dilaksanakan pada Kamis, 29 Agustus 2024, dimulai dari titik muat di Lanud Halim Perdanakusuma dan berakhir di Dropping Zone Baturaja. Operasi ini melibatkan 80 personel dari Kopasgat 467 dan Angkatan Darat, yang didukung oleh dua pesawat angkut berat C-130 A-1316 dan A-1323 dari Skadron Udara 32. Semua tahapan penerjunan berjalan dengan lancar dan mendarat dengan aman.
Partisipasi aktif dari personel Rigger Sathar 72 dalam latihan ini menunjukkan dedikasi mereka dalam memastikan setiap detail teknis terpenuhi. Hal ini juga menegaskan komitmen TNI AU dalam mendukung kesuksesan latihan gabungan Super Garuda SHIELD. (Romo Kefas).
Komentar
Posting Komentar