LABUHAN BATU, SABTANEWS.COM - Dalam rangka mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan nasional, Babinsa Koramil 02/Tanjung Leidong Kodim 0209/Labuhanbatu Sertu Erwin melaksanakan pendampingan kepada petani dalam perawatan tanaman padi jenis IR 32 di lahan seluas 9 hektare milik Mandan Nasution, yang berlokasi di Desa Tanjung Mangedar, Kecamatan Kualuh Hilir, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Rabu (21/1/2026). Kegiatan pendampingan tersebut merupakan bagian dari program ketahanan pangan Kodim 0209/Labuhanbatu yang dilaksanakan secara berkelanjutan oleh jajaran Babinsa. Pendampingan dilakukan sejak tahap pengolahan lahan, penanaman benih, perawatan tanaman, hingga nantinya memasuki masa panen, guna memastikan hasil pertanian berjalan optimal dan sesuai target pemerintah. Dalam pelaksanaannya, Babinsa bersinergi dengan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) pertanian untuk memberikan edukasi kepada petani, baik melalui penyuluhan maupun pendampingan langsung di lahan. Langkah ini ber...
SABTANEWS COM - JAKARTA - Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Mukti Juharsa mengatakan, penangkapan buronan nomor 1 Thailand Chaowalit Thungduang menjadi harapan agar bandar narkoba Fredi Pratama yang bersembunyi di Thailand bisa segera ditangkap dan diserahkan ke Polri.
“Kami sudah sampaikan (ke Thailand), nanti ada tim yang ke Thailand dipimpin Kombes Pol Audie, dari Hubinter dan Wadir Narkoba untuk membicarakan pemulangan Fredi Pratam,” kata Mukti di Jakarta, Senin (3/6/2024).
Menurut Mukti, pembicaraan terkait imbal-balik dari penangkapan Chaowalit ini telah dibicarakan kepada perwakilan Thailand yang datang menjemput buronan nomor 1 itu ke Indonesia. Menurut informasinya, Fredi Pratama berada di perbatasan antara Thailand dengan Burma.
“Kami akan joint investigation, ada budi ada balaslah. Kami meminta demikian, karena Fredi ini kan gembong besar juga. Ya kami saling bertukar, barter. Itu yang kami inginkan,” kata Mukti.
Jenderal polisi bintang satu itu berharap keberhasilan penangkapan Chaowalit di Indonesia menjadi desakan bagi Royal Thai Police untuk segera menangkap dan memulangkan Fredi Pratama ke Indonesia.
Selain itu, juga sudah ada kesepakatan, dalam kasus Fredi Pratama ini, Royal Thai Police akan mengusut dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) atas nama istri Fredi Pratama, sedangkan tersangka Fredi Pratama akan diusut oleh Polri. (Red)
Komentar
Posting Komentar