Oleh Sabam Tanjung Artikel Opini Demokrasi elektoral seharusnya tidak berhenti di bilik suara. Namun dalam praktiknya, pasca Pilkada, yang sering terjadi justru sebaliknya: suara rakyat terutama perempuan perlahan dipinggirkan, sementara lingkaran kekuasaan semakin menyempit pada kolega, kerabat, dan jejaring kepentingan. Dalam setiap tahapan Pilkada, perempuan memegang peran yang sangat strategis. Mereka bukan hanya pemilih, tetapi penggerak. Dari dapur ke posyandu, dari arisan ke majelis taklim, perempuan khususnya ibu-ibu menjadi simpul utama penyebaran pesan politik dan pembentuk opini publik. Tanpa keterlibatan mereka, banyak kandidat tak akan sampai ke kursi kekuasaan. Namun ironi demokrasi itu muncul setelah kemenangan diraih. Dari Pendukung Menjadi Penonton Pasca-Pilkada, tidak sedikit perempuan pendukung kepala daerah justru merasa kehilangan ruang partisipasi. Aspirasi yang dulu didengar kini tak lagi mendapat tempat. Mereka tidak diajak bicara, tidak dilibatkan dalam pe...
SABTANEWS COM - BENGKALIS - Camat Bengkalis Taufik Hidayat didampingi Pejabat (PJ) Desa Pendekik Aswandi membuka secara resmi Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) tingkat Desa di halaman Kantor Desa Pendekik, Jumat malam 7 Juni 2024.
Pemerintah Desa tersebut mempersembahkan berbagai acara tarian dan lantunan ayat suci Al-Quran, dan dihari Sekcam Kecamatan Bengkalis, Kepala Desa Se kecamatan Bengkalis (PJ), Babinkamtibmas, Babinsa, Ketua LPTQ, staf Desa, BPD tokoh adat tokoh agama, dewan hakim dan ratusan masyarakat.
Dalam pidatonya Pejabat Desa Pendekik Aswandi menyampaikan ucapan terimakasih atas dukungan Pemerintahan Kabupaten Bengkalis. Dimana melalui program Bermasa Bupati Ibu Kasmarni dan Bagus Santoso, pihaknya dapat melaksanakan kegiatan MTQ dengan memanfaat alokasi dana Program tersebut.
“Alhamdulillah kembali tahun ini acara MTQ bisa kami laksanakan dengan meriah. Semoga terlaksana dengan baik dan kedepannya semakin banyak generasi muda, terkhusus di Desa Pendekik ini yang mencintai Alquran, dan bisa dipertandingkan di tingkat kecamatan, kabupaten dan di tingkat nasional," harap PJ.
Selain itu, camat Bengkalis Taufik Hidayat menyampaikan apresiasi dan mengucapkan selamat dan sukses atas digelarnya Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Desa Pendekik tahun 2024 itu.
“Semoga berlangsung lancar dan menghasilkan para juara yang berkualitas dan menjadi kebanggaan kita bersama,” harapnya.
Ia menyampaikan bahwa kegiatan MTQ, merupakan ajang lomba keagamaan yang harus dijaga kesuciannya, sekaligus sebagai pemicu semangat dan menumbuhkan motivasi untuk membaca, menghafal, mempelajari dan mengamalkan Alquran sebagai pedoman keselamatan hidup di dunia dan di akhirat.
"Kami berharap dengan digelarnya MTQ ini, bisa melahirkan qori dan Qoriah yang terbaik dan siap diperlombakan di tingkat kecamatan Bengkalis nanti," tutur camat. (Red)
Komentar
Posting Komentar