TAJUK RENCANA oleh Redaksi ilustrasi Defisit APBD Provinsi Riau yang menembus Rp 3,5 triliun terdiri dari defisit anggaran Rp 1,3 triliun dan tunda bayar sebesar Rp 2,2 triliun ini bukan sekadar kegagalan teknokratis dalam pengelolaan keuangan daerah. Ia merupakan indikasi serius kelalaian negara dalam memenuhi kewajiban konstitusional terhadap hak dasar warga, khususnya di sektor pendidikan dan kesehatan. Ketika anggaran tersendat dan layanan publik terganggu, yang dipertaruhkan bukan hanya angka-angka fiskal, melainkan amanat konstitusi. Jika masih ingat dengan pernyataan mantan Gubernur Riau, Syamsuar, dalam debat publik menjadi alarm keras. Ia menegaskan bahwa defisit sebesar ini belum pernah terjadi pada masa gubernur – gubernur sebelumnya dan justru muncul pada masa transisi pemerintahan. Fakta ini bukan sekadar perbandingan politik, melainkan indikator serius kegagalan tata kelola keuangan daerah yang berdampak langsung pada kepentingan publik. Anggaran Bukan Sekadar Kebija...
SABTANEWS COM - MAYBRAT - Prajurit TNI Satgas Pamtas Kewilayahan Yonif 623/BWU Pos Kotis Kumurkek, Distrik Aifat mengajarkan Senam Kesegaran Jasmani (SKJ) setiap satu minggu sekali kepada siswa siswi SD Inpres Kumurkek di Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya, Jumat (17/05/2024).
Kegiatan senam kesegaran jasmani yang diikuti seluruh siswa-siswi SD Inpres Kumurkek bertujuan untuk menambah semangat anak-anak sebelum memulai pelajaran di sekolah, Tampak keceriaan dan semangat siswa-siswi dalam mengikuti setiap gerakan yang dilatihkan, kata Sertu Fajar sebagai instruktur senam.
Ia mengharapkan, agar siswa-siswi SD Inpres Kumurkek dapat lebih terampil dan kreatif dalam aktifitas sekolah sehari-hari.
"Dengan senam pagi sebelum belajar kami berharap agar anak-anak bisa lebih aktif dan lebih semangat dalam belajar,"harap Sertu Fajar.
Selanjutnya Sertu Fajar juga menambahkan, senam pagi dapat memberikan gairah dan semangat kepada anak-anak dalam menjalankan proses belajar mengajar di sekolah setempat.
"Karena mereka yang duduk di bangku Sekolah Dasar adalah penerus Bangsa Indonesia. Siswa harus sehat dan bersemangat dalam belajar karena menjadi Sumber Daya Manusia unggul Indonesia,' katanya.
Sementara itu, Willem Saa, S.Pd. selaku Kepala Sekolah SD Inpres Kumurkek mengucapkan terima kasih kepada prajurit TNI yang bertugas, karena sudah melatih SKJ pada siswa-siswi SD Inpres Kumurkek.
"Mewakili para guru, saya berterima kasih kepada bapak TNI karena sudah melatih siswa-siswi kami, dengan senam yang teratur siswa menjadi sehat dan bugar secara fisik, maka kemampuan konsentrasi mereka akan meningkat untuk menerima pelajaran yang diberikan oleh guru di dalam kelas," ujarnya. (Yonif 623)
Komentar
Posting Komentar