PEKANBARU, SABTANEWS.COM — Upaya Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru dalam mengurai kemacetan di sejumlah ruas jalan utama patut diapresiasi. Melalui rekayasa lalu lintas yang dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan sejak 2015 hingga 2025, Dishub dinilai berhasil menjawab persoalan klasik kemacetan tanpa menimbulkan gejolak di tengah masyarakat. Sekretaris DPP Solidaritas Pers Indonesia (SPI), Sabam Tanjung, menyampaikan apresiasi atas konsistensi Dishub Pekanbaru dalam menata lalu lintas, perparkiran, penerangan jalan, hingga pengelolaan transportasi umum seperti Trans Metro Pekanbaru. “Salah satu contoh nyata keberhasilan itu terlihat di Kawasan Kompleks Masjid Agung An-Nur. Puluhan tahun kawasan ini selalu macet, terutama pagi dan sore hari saat aktivitas sekolah dan masyarakat. Namun dengan rekayasa yang tepat, kemacetan bisa terurai tanpa kekecewaan warga,” ujar Sabam. Rekayasa Masjid Agung Jadi Titik Awal Pada 2015, Dishub Pekanbaru melakukan rekayasa lalu lintas di kaw...
MAJALAHCIKAHURIPAN.COM-RENUNGANKU, JAMINAN HIDUP YANG KEKAL- Yohanes 14:6 (TB) Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.
Para murid & pengikut mula-mula Tuhan kita menegaskan dg penuh semangat & dg sepenuh hati bahwa Yesus dari Nazaret adalah Juruselamat yg hidup, bukan guru atau filsuf yg mati karena membela ajaran-Nya. Mereka memegang kebenaran ini sedemikian kuat sehingga *rela menderita siksaan* & *rela mati* daripada meninggalkan keyakinan itu. Kabar yg mengejutkan ini semakin menguatkan pelayanan mereka sehingga kesaksian mereka “mengacaukan seluruh dunia” (Kisah PR.17:6). Hal itu masih berlaku sampai sekarang: Roh Kudus menghargai kesaksian mereka yg menyatakan bahwa Yesus telah bangkit. Kesaksian mereka yg utama bukanlah tentang hukum moral, ritual keagamaan, atau pengakuan iman secara teologis (suatu hal yg baik jikalau mereka memiliki semua itu), melainkan tentang Allah yg menjelma menjadi manusia, satu-satunya yg dapat menyelamatkan.
Pada zaman ini, ketika kemurnian iman telah mati & banyak terjadi kemurtadan rohani, kita seharusnya melihat hanya kepada Dia yg “hidup untuk selamanya” (Why. 1:18). Seorang profesor yg sombong & tidak saleh berkata kepada seorang anak kecil yg percaya kepada Tuhan Yesus, “Gadis kecilku, kamu tidak tahu kepada siapa kamu percaya. Ada banyak kristus di dunia ini. Kristus mana yg kamu percayai?” “Saya tahu siapa yg saya percayai,” sahut anak itu. “Saya percaya kepada Kristus yg bangkit dari antara orang mati!” Yesus hidup (Lukas 24:1-12). Hidup kekal Anda bergantung pada kenyataan ini.
*Kebangkitan Kristus menjamin hidup
Sekarang bahkan sampai pada kekekalan*
Have a blessed day!🙏
Komentar
Posting Komentar